Breaking News:

Kapolres Rohil Dituduh Tak Profesional hingga Seruan Dicopot dari Jabatan,Kasus Apa? Ini Responnya

Kapolres Rohil Rokan Hilir Riau menanggapi pernyataan praktisi hukum yang meminta dirinya dicopot dari jabatan terkait kasus lahan sawit di Air Hitam

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/TEDDY TARIGAN
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto menanggapi tuduhan tak profesional tanagni kasus hingga muncul seruan dicopot dari jabatan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Kapolres Rohil Rokan Hilir Riau menanggapi pernyataan praktisi hukum yang meminta dirinya dicopot dari jabatan terkait kasus lahan sawit di Air Hitam.

Dalam tanggapannya, Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK menyampaikan itu merupakan penilaian subyektif belaka.

"Mengenai pernyataan dari praktisi hukum, bahwa saya dinilai tidak profesional, berat sebelah dan tidak presisi dalam menangani kasus hukum petani sawit antara Rudianto Sianturi vs Drs Teruna Sinulingga di lahan Air Hitam Kecamatan Pujud. Sekali lagi ditegaskan, Polres Rokan Hilir dalam hal ini tanpa ada keberpihakan atau keterlibatan kepada siapapun," ujar Kapolres Nurhadi melalui pernyataan resminya, Kamis (9/9/2021).

Pada intinya dijelaskan Kapolres Rohil, tidak ada berpihak seperti yang ditulis dalam pemberitaan.

Mekanisme proses hukum terhadap tersangka Rudi Sianturi sudah dilakukan dengan tepat dan sesuai prosedur.

"Penetapan tersangka Rusdianto tersebut merupakan rentetan hasil putusan kasasi nomor 62 K/PID/2021, Rabu 3 Februari 2021 atas nama terpidana Zamzami yang divonis 6 bulan," tegas Kapolres.

Kapolres melanjutkan, diharapkan kepada pihak keluarga tersangka untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Jika nanti muaranya di pengadilan persilakan bukti-bukti yang dimiliki bisa sampaikan melalui sidang , sehinga hakim dapat memutus dengan seadil-adilnya," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, tersangka Rudianto sudah melakukan praperadilan sebelumnya terhadap Polres Rokan Hilir.

Hasil putusannya menyatakan perkara pemohon praperadilan Nomor 4/Pid.Pra/2021/PN Rhl atas nama pemohon Rudianto Alias Rudi Bin Maruli Sianturi ditolak seluruhnya pada Rabu (25/8/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved