Breaking News:

Pengusaha Sembako di Pekanbaru Diduga Ditipu Karyawan, Merugi Rp3,7 Miliar

Seorang pengusaha sembako di Pekanbaru bernama Sunarmi, mengalami kerugian senilai miliaran rupiah setelah diduga ditipu karyawan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Seorang pengusaha sembako di Pekanbaru bernama Sunarmi, mengalami kerugian senilai miliaran rupiah setelah diduga ditipu karyawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pengusaha sembako di Pekanbaru bernama Sunarmi, mengalami kerugian senilai miliaran rupiah setelah diduga ditipu karyawan.

Diduga, kejadian yang dialaminya disebabkan oleh ulah karyawannya sendiri berinisial FT.

Tak tanggung-tanggung, kerugian materi yang dialami korban mencapai Rp3,7 miliar.

Belakangan terungkap, karyawannya FT, menipu korban dengan cara bekerjasama dengan pihak lain. Hal ini sudah berlangsung sejak Mei 2021 lalu.

"Ini kasus penggelapan atau penggelapan dalam jabatan, yang dijerat dengan Pasal 374 atau 378 KUHP. Korban atas nama Sunarmi alias Mimi yang dirugikan sekitar Rp3,7 Milyar. Terlapor, adalah karyawannya sendiri berinisial FT dan teman-temannya," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat ekspos kasus, Rabu (8/9/2021).

Disebutkan Sunarto, korban memiliki usaha sembako dan memiliki toko bernama UD Jaya Mandiri yang berlokasi di Jalan Dharma Bakti, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Diduga FT yang bekerja di tempat korban sebagai sales, sering membuat orderan sembako fiktif.

Pada 23 Agustus 2021, FT diketahui memesan sembako dari gudang UD Jaya Mandiri atas pemesanan dari toko milik Jo yang mengaku dari Kabupaten Siak.

Namun setelah barang sembako dimuat, FT malah menyuruh sang sopir untuk mengantarkan sembako tersebut ke gudang milik HD di Jalan Riau, Kota Pekanbaru.

Disitu, sang sopir mulai curiga dan memberitahu kepada korban.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved