Breaking News:

Polisi Intai Rumah Pria di Inhil Sebelum Digerebek, Ternyata Ini yang Sedang Dilakukannya, Ngapain?

Polisi intai rumah pria di Inhil sebelum melakukan penggerebekan. Tangkap basah pemilik rumah sedang konsumsi narkoba

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
Polisi Intai Rumah Pria di Inhil Sebelum Digerebek, Ternyata Ini yang Sedang Dilakukannya, Ngapain?
istimewa
Dua pelaku beserta barang bukti usai ditangkap Sat Res Narkoba Polres Inhil.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN HULU - Polisi intai rumah pria di Inhil sebelum melakukan penggerebekan. Tangkap basah pemilik rumah sedang konsumsi narkoba bersama temannya.

Dua pria warga Tembilahan Hulu berinisial CI (32) dan HB (26) tidak bisa berkilah lagi saat digerebek sedang menggunakan narkotika jenis sabu oleh Sat Res Narkoba Polres Inhil.

CI (32) sebagai pengedar dan HB (26) sebagai pemakai ini sedang asyik menggunakan barang haram tersebut di rumah CI di Jalan Telaga Biru Gang Madrasah Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Jum’at (20/8/21).

Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa 4 paket sedang narkotika jenis sabu dengan berat 3,44 gram.

Kasat Res Narkoba Polres Inhil Iptu Indra Mulyadi Lubis, SE, SH melalui Paur Humas Ipda Esra, SH, menuturkan, tindak pidana narkotika ini kembali akan dikembangkan.

Polisi akan menyelidiki dari mana asal muasal barang haram tersebut.

“Pada Jumat siang anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap CI dan HB," ungkap Ipda Esra, Rabu (8/9/2021).

" Mereka saat itu tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika,” lanjutnya.

Menurut Ipda Esra, sebelumnya anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil memperoleh informasi dari masyarakat, ada seorang pria inisial CI sering bertransaksi narkoba di rumahnya tersebut.

Kasat Res Narkoba Polres Inhil Iptu Indra Mulyadi Lubis lalu memerintahkan Opsnal Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

Setelah diamankan anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil langsung memanggil Ketua RT dan warga setempat untuk dijadikan saksi pada saat penggeledahan.

“Para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Inhil guna proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

"Mereka dikenakan pasal 112 Jo 114 UU RI No.35 / 2009 tentang Narkotika dan, pelaku terancam pidana penjara maksimal dua puluh tahun,” imbuh Ipda Esra.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved