Breaking News:

Saat Remaja Ini Cerita ke Ayahnya, Perbuatan Kakek Tiri Selama Bertahun-tahun Akhirnya Terungkap

Kakek di Padang Pariaman ini harus harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diduga telah menodai cucu tiri perempuan.

Editor: M Iqbal
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Kanit PPA Polres Pariaman, Ipda Riyo Ramadhani menginterogasi terduga pelaku Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus rudapaksa anak di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini dilakukan oleh pria 61 tahun di Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sedangkan yang menjadi korbannya adalah seorang remaja berusia 16 tahun bernama Bunga (samaran).

Mirisnya, pelaku berisial Z ini merupakan kakek tiri korban sendiri.

Atas perbuatannya itu, kini Z sudah diamankan Polres Pariaman.

Z harus harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diduga telah menodai cucu tiri perempuan.

Hal tersebut diinformasikan oleh Kapolres melalui Kanit PPA Polres Pariaman, Ipda Riyo Ramadhani pada Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, terduga pelaku berinisial Z, yang selama tinggal serumah bersama istri sekaligus nenek kandung korban serta korban.

"Korban tinggal bersama nenek dan kakek tirinya tersebut semenjak berusia 3 tahun, lantaran kedua orang tua korban sudah berpisah," ujar Ipda Riyo kepada wartawan.

Ipda Riyo manambahkan, yang bersangkutan Z diamankan oleh kepolisian atas laporan yang diterima dari orang tua laki-laki korban, pada tanggal (24/7/2021) lalu.

Diduga Lakukan Sejak Korban Usia 6 Tahun

"Pelaku diduga melakukan rudapaksa terhadap korban, yang saat ini berusia 16 tahun," ungkapnya.

Kata Ipda Riyo, pelaku mengaku melakukan tindakan tersebut sejak 6 tahun yang lalu, sekira Tahun 2015.

"Dalam penyelidikan petugas kepolisian, korban telah di rudapaksa kakek tirinya itu sejak ia berusia 9 tahun, saat itu korban menempuh pendidikan kelas 2 Sekolah Dasar (SD)," imbuh Ipda Riyo.

Sejak saat itu, kakek Z tersebut diduga melakukan aksi bejat hingga me rudapaksa korban.

Ipda Riyo menduga Kakek Z melancarkan aksi dengan modus yakni dengan cara mengancam korban agar tidak membeberkan kelakuan bejatnya kepada siapapun.

"Korban yang saat itu berusia 9 tahun, takut dan hanya diam, serta merahasiakan hal tersebut hingga ia berusia 16 tahun," tambah dia.

Ipda Riyo memaparkan, tindakan bejat pelaku berulang kali dilakukan kepada korban, hingga korban memberitahu kejadian yang ia alami kepada orang tua laki-lakinya.

Kemudian kata Ipda Riyo, atas tindak pidana tersebut, pelaku diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Adapun pasal yang dikenakan ialah pasal 81 ayat 2, dan pasal 82 ayat 1, UU perlindungan anak.

Dan kini, pelaku mendekam di Mapolres Pariaman untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: https://padang.tribunnews.com/2021/09/07/kakek-61-tahun-dilaporkan-nodai-cucu-tiri-di-pariaman-korban-sempat-ngadu-kepada-ayah-kandungnya.

( Tribunpekanbaru.com )

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved