Breaking News:

Seruput Kopi Aren yang DimasakTradisional di Kuali,Apa Rasanya?Tanyakan Saja ke Bupati Cantik Inhu

Bupati Inhu Rezita Meylani dengan santai menikmati secangkir kopi aren yang dimasak secara tradisional di kuali di atas tungku

Penulis: Budi Rahmat | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi (tengah) menikmati kopi aren yang dimasak oleh masyarakat Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Inhu, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Bupati Inhu Rezita Meylani dengan santai menikmati secangkir kopi aren yang dimasak secara tradisional di kuali.

Tanpa gengsi, Rezita duduk sambil menyeruput kopi aren di dekat tungku memasak.

Bupati perempuan termuda di Indonesia ini mencicipi kopi aren usai membuka secara resmi pelatihan pengolahan aren.

Dengan mencicipi secara langsung, Rezita bisa mempromosikan produk aren sesuai yang dirasakannya sendiri.

Kopi aren itu dimasak langsung oleh peserta yang mengikuti pelatihan di TNBT.

Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) yang luasnya mencapai 144.223 hektare menyimpan potensi kekayaan alam yang besar.

Oleh karena itu harus dijaga kelestarian alamnya.

Pesan inilah yang disampaikan oleh Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Rezita Meylani Yopi saat meresmikan pelatihan pengolahan produk aren untuk kelompok tani hutan Bina Lestari Aren.

Lokasinya berada di Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Rabu (8/9/2021).

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Inhu itu juga menyempatkan menikmati satu di antara produk olahan aren, yakni kopi aren.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved