Breaking News:

Dua Oknum Pegawai Imigrasi Pekanbaru Jalani Sidang Perdana Perkara Dugaan Pungli Pengurusan Paspor

Dua oknum pegawai imigrasi Pekanbaru menjalani sidang perdana perkara dugaan Pungli pengurusan paspor.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Dua oknum pegawai imigrasi Pekanbaru menjalani sidang perdana perkara dugaan Pungli pengurusan paspor. Dua orang oknum pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, menjalani sidang kasus tindak pidana korupsi dugaan pungutan liar (pungli) tersebut Jumat (10/9/2021). 

Uang itu diduga merupakan hasil dari pengurusan paspor yang diberikan pemohon.

Polisi juga mengamankan beberapa buah paspor yang akan diurus tersangka Wandri.

Berdasarkan hasil introgasi, dalam pengurusan pembuatan paspor maupun perpanjangan paspor masyarakat atau pemohon secara online di kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, tersangka Wandri dibantu oleh dua orang oknum pegawai, yakni Krisna Olivia dan Salman Alfarisi.

Peran Krisna Olivia yakni untuk menyelesaikan ajudikator dan menyelesaikan permohonan paspor VIP. Sedangkan peran Salman Alfarisi adalah membantu tersangka Wandri memberikan formulir PERDIM dan surat pernyataan.

Dalam pengurusan paspor untuk paket biasa, tersangka Wandri meminta biaya kepada pemohon sebesar Rp600 ribu.

Sedangkan untuk paket VIP, tersangka Wandri meminta biaya sebesar Rp1,5 juta sampai Rp1,7 juta.

Dari keuntungan yang diperoleh tersangka Wandri dalam pengurusan paspor paket biasa maupun VIP, diketahui juga mengalir ke Krisna dan Salman.

Uang itu ditransfer tersangka Wandri ke rekening bank masing-masing milik Krisna dan juga Salman.

Adapun jumlah ke rekening BNI milik Krisna, sebesar Rp19.350.000 dan ke rekening BRI milik Salman, sebesar Rp2.250.000. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved