Hari Ini Cuma 8 Kasus,Covid-19 di Pelalawan Turun,Akibat Tracing dan Testing Lemah?Ini Kata Kadiskes
Kasus harian Covid-19 di Pelalawan Riau terus turun selama satu bulan terakhir. Benarkah akibat tracing dan testing lemah?
Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus harian Covid-19 di Pelalawan Riau terus turun selama satu bulan terakhir. Benarkah akibat tracing dan testing lemah?
Penurunan kasus harian berpengaruh pada kasus aktif Covid-19 yang berkurang drastis dibanding bulan lalu
Seperti hari ini, Jumat (10/9/2021), penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hanya delapan orang.
Sebanyak enam pasien menjalani isolasi mandiri (isoman), sedangkan dua lagi mendapat perawatan khusus di rumah sakit.
Penurunan kasus ini membuat petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19 sedikit lebih lega dan santai dari pada bulan lalu.
"Bulan September ini memang kasus semakin lain. Kalau Juli dan Agustus kemarin merupakan puncak penambahan pasien Covid-19," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M Kes kepada Tribunpekanbaru.com , Jumat (10/9/2021).
Saat ditanya terkait adanya dugaan tracing dan testing yang lemah sebagai penyebab menurunnya kasus Covid-19, Asril membantah hal tersebut.
Ia menjelaskan, melandainya kasus Covid-19 memang terjadi secara merata di seluruh daerah.
Mulai tingkat nasional, provinsi, dan sampai ke daerah seperti Pelalawan, kasus Covid-19 menurun.
Hal itu juga sesuai dengan prediksi para pakar epidemiologi yang memperkirakan kasus corona menurun pada September setelah mengalami puncak pada dua bulan sebelumnya.
Asril mengklaim jika tim Satgas Covid-19 Pelalawan dan tingkat kecamatan terus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing, dan Treatment.
Dari kasus baru yang muncul, petugas gabungan di masing-masing kecamatan akan turun ke lapangan untuk menelusuri kontak erat pasien.
Kemudian melakukan pemeriksaan rapid test antigen, dan memberikan pengobatan jika didapati reaktif Covid-19.
"Makanya kasus kita banyak ditentukan oleh antigen sekarang, hanya sedikit yang swab PCR. Khusus bagi yang bergejala dan butuh perawatan khusus," ujar Asril.
Saat ini kasus aktif Covid-19 di Pelalawan mencapai 64 kasus dengan rincian isoman 41 pasien dan isolasi rumah sakit 23 orang.
Akumulasi angka kematian pasien Covid-19 selama pandemi corona sebanyak 173 orang.
Peserta Vaksinasi di Pangkalan Kerinci Dibubarkan
Sebelumnya, peserta program vaksinasi di aula kantor Camat Pangkalan Kerinci terpaksa dibubarkan dan diminta datang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Dinas Kesehatan (Diskes) pada Kamis (9/9/2021).
Pasalnya, warga yang datang semakin banyak untuk mengikuti vaksinasi
Padahal diskes telah membagi jadwal kehadiran peserta vaksinasi dosis kedua kepada warga yang menerima suntikan.
Namun masyarakat tetap datang berduyun-duyun ke aula kantor camat meminta untuk segera disuntik vaksin jenis sinovac.
Alhasil nyaris terjadi kerumunan karena masyarakat yang membludak.
"Kita khawatir terjadi keramaian di sekitar aula dan di lingkungan kantor camat. Jadi kita ambil tindakan untuk meminta mereka bubar dan datang sesuai jamnya," terang Camat Pangkalan Kerinci, Dodi Asma Saputra kepada Tribunpekanbaru.com .
Menurut Dodi, sistem yang dilakukan diskes sudah bagus, tetapi masyarakat yang tidak sabar menunggu antrian dan mendesak untuk duluan divaksin.
Alhasil sejak pagi hari peserta sudah berdatangan untuk mengambil nomor antrian penyuntikan vaksin.
Untung saja petugas keamanan, diskes, pemerintah kecamatan mengambil tindakan untuk mengantisipasi kerumunan.
"Warga harus mau mengikuti jadwal, supaya berjalan lancar. Stok vaksin cukup, jangan kuatir. Apalagi ini dosis kedua," ujar Camat Dodi.
Kepala Diskes Pelalawan, Asril M.Kes, melalui Kabid PPL dr Aulia menyebutkan, vaksinasi Kamis kemarin dikhususkan untuk dosis kedua.
Masyarakat yang mengikuti vaksinasi dosis pertama di kantor diskes dan kantor camat pada 12 Agustus lalu, mengikuti vaksin dosis kedua di kantor camat.
"Kita siapkan 1.040 dosis jenis Sinovac untuk warga yang dosis kedua," terang dr Aulia.
( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/covid-pelalawan-10-september.jpg)