Breaking News:

Kisruh Pedagang dan Pengelola STC, Ini yang Disarankan Disperindag Kota Pekanbaru

Menanggapi kisruh antara pedagang dan pengelola Sukaramai Trade Centre (STC), Disperindag Pekanbaru menyarankan agar diselesaikan dengan musyawarah

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Sempat menggelar demo, para pedagang di Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru kembali beraktivitas, Kamis (9/9/2021). Kisruh antara pedagang dan pengelola STC, Disperindag Kota Pekanbaru sarankan ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Menanggapi kisruh antara pedagang dan pengelola Sukaramai Trade Centre (STC), Disperindag Kota Pekanbaru menyarankan saling bermufakat.

Sebelumnya, pengelola Sukaramai Trade Centre (STC) memastikan para pedagang tetap membayar service charge periode Agustus 2021.

Di sisi lain pedagang keberatan membayar service charge lantaran tidak buka selama PPKM level 4, bahkan sampai gelar aksi demonstrasi dengan menutup toko.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menilai pedagang dan pengelola bisa menempuh jalan musyawarah.

Ingot menyadari bahwa kedua pihak mengalami persoalan di masa pandemi Covid-19.

"Pengelola dan pedagang bisa tempuh jalan musyarawah untuk menyelesaikan masalah ini," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, tidak cuma pedagang yang mengalami persoalan. Ia menyebut bahwa pengelola juga mengalami persoalan di masa pandemi ini.

Ingot menilai persoalan ini perlu disikapi secara bijaksana. Mereka bisa menyepakati solusi atas persoalan yang terjadi saat ini.

"Saya kira bisa dicari jalan tengah, sama -sama menghadapi persoalan harus saling mengerti dengan bijaksana," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengaku pemerintah kota tidak bisa masuk lebih dalam terkait permasalahan antara pedagang dan pengelola STC.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved