Breaking News:

Normalisasi Sungai Kerumutan Tunggu Putusan 7 Perusahaan, Pemkab Pelalawan Sebut Skemanya Sudah Ada

Proses normalisasi Sungai Kerumutan dimulai setelah Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH melakukan peninjauan pada pertengahan Bulan Juli lalu.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
IST
Foto: Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH meninjau kondisi Sungai Kerumutan pada 10 Juli lalu bersama tujuh perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). (Ist) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan Riau masih menunggu keputusan para perusahaan yang akan melakukan normalisasi Sungai Kerumutan di Kecamatan Kerumutan hingga pekan kedua Bulan September ini.

Proses normalisasi Sungai Kerumutan dimulai setelah Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH melakukan peninjauan pada pertengahan Bulan Juli lalu.

Pemda menilai sungai tersebut perlu segera dilakukan pembersihan dan naturalisasi kembali.

Pasalnya, banyak tumbuhan liar dan bekas kayu dari hutan yang menutup sungai.

Alhasil menyulitkan masyarakat memanfaatkan sungai tersebut untuk mencari ikan atupun kebutuhan lain.

"Sampai sekarang kita masih menunggu keputusan dari 7 perusahaan yang ditunjuk menormalisasi Sungai Kerumutan ini. Tinggal dari mereka saja lagi," terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan, Eko Novitra, Jumat (10/09/2021).

Baca juga: PT Serikat Putra Terbukti Cemari Sungai Kerumutan, DLH Pelalawan Espose Uji Pemeriksaan Sampel

Baca juga: Akui Ada Kelalaian, Ini Penjelasan PT Serikat Putra Terkait Limbah Meluap ke Sungai Kerumutan

Baca juga: VIDEO Sungai Kerumutan di Pelalawan Berubah Hitam dan Berbau Diduga Tercemar Limbah PT Serikat Putra

Ratusan ikan mendadak mati di Sungai Kerumutan Desa Tambun Kecamatan Kerumutan. Fenomena ini sudah dua kali terjadi sepanjang pekan lalu diduga akibat pencemaran limbah perusahaan
Ratusan ikan mendadak mati di Sungai Kerumutan Desa Tambun Kecamatan Kerumutan. Fenomena ini sudah dua kali terjadi sepanjang pekan lalu diduga akibat pencemaran limbah perusahaan (Tribun Pekanbaru/ Johannes Tanjung)

Dikatakan Eko Novitra kepada Tribunpekanbaru.com, Sungai Kerumutan yang akan dinormalisasi sepanjang 13 kilometer lebih yang membentang dari Kecamatan Kerumutan sampai Teluk Meranti.

Ada tujuh perusahaan yang akan melakukan pembersihan yakni PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Kampar, PT Sari Lembah Subur (SLS), PT Gandaerah Hendana, PT Mekar Sari, PT Arara Abadi, PT Mitra Tani Sejahtera, dan PT Karya Panen Terus.

Setelah peninjauan Wabup Nasarudin, DLH mengambil langkah cepat dan mengumpulkan semua perusahaan yang beroperasi di sekitar Sungai Kerumutan untuk melakukan pembersihan dan pencucian areal sungai.

Agar bentuk dan kondisinya kembali seperti semula serta menjadi ekosistem bagi ikan-ikan endemik di Pelalawan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved