Breaking News:

Dihina Dikatain Tak Mungkin Bisa Bikin Rumah Pelaku Meradang dan Tebas Korban dengan Sabit

Korban menghina tersangka dengan ejekan kata-kata kasar. Tersangka diejek sebagai orang miskin, kerjanya sebagai kuli, tidak mungkin bisa bikin rumah.

Editor: CandraDani
Foto/net
ilustrasi 

Dari penyelidikan polisi terhadap kasus pembunuhan di Inhu ini terungkap pelaku berinisial PM (29), merupakan karyawan di PT PAL dan tinggal di komplek yang sama dengan korban, yakni di komplek perumahan karyawan PT PAL Divisi I.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso menerangkan saat korban dinyatakan hilang warga komplek perumahan karyawan tersebut bersama-sama mencari korban pada Jumat (27/8/2021).

Tidak merasa bersalah, pelaku juga berpura-pura sibuk ikut melakukan pencarian.

Setelah korban ditemukan, pihak keluarga melaporkan kejadian pembunuhan ini ke aparat Kepolisian.

Setelah menerima laporan, tim gabungan Jatanras Polda Riau, Polres Inhu, dan Polsek Batang Gansal turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Saat tim menginterogasi sejumlah saksi-saksi, pelaku sempat berupaya mengaburkan penyelidikan dengan menuduh seseorang," kata Alponso.

Bahkan tim di lapangan, sempat mengarahkan penyelidikan ke orang yang disebutkan pelaku.

Namun orang yang disebut tersebut sudah pergi dari komplek tersebut dan nomor selularnya juga sudah tidak aktif.

Meski begitu, Polisi tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi-saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Polisi mengetahui bahwa pelaku telah menjual handphone milik pelaku.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved