Breaking News:

8 Hari Bupati Pelalawan Tak Berkantor, Kemana? Terungkap Kegiatannya

Bupati Pelalawan H Zukri tidak masuk kantor dan tidak berada di Pangkalan Kerinci selama delapan hari terakhir mulai Jumat

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Pelalawan H Zukri tidak masuk kantor dan tidak berada di Pangkalan Kerinci selama delapan hari terakhir mulai Jumat (3/09/2021) sampai Sabtu (11/09/2021). Ternyata Bupati Zukri yang didampingi Wabup H Nasarudin turun ke desa-desa selama satu pekan lebih. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan H Zukri tidak masuk kantor dan tidak berada di Pangkalan Kerinci selama delapan hari terakhir mulai Jumat (3/09/2021) sampai Sabtu (11/09/2021).

Ternyata Bupati Zukri yang didampingi Wabup H Nasarudin turun ke desa-desa selama satu pekan lebih.

Mereka mengelilingi dua kecamatan yang berada di wilayah pesisir Pelalawan yakni Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti.

Bupati Zukri mengunjungi setiap desa dan berkeliling untuk melihat langsung apa saja program dan pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah terpencil itu.

Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan bisa menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Pelalawan H Zukri tidak masuk kantor dan tidak berada di Pangkalan Kerinci selama delapan hari terakhir mulai Jumat (3/09/2021) sampai Sabtu (11/09/2021). Ternyata Bupati Zukri yang didampingi Wabup H Nasarudin turun ke desa-desa selama satu pekan lebih.
Bupati Pelalawan H Zukri tidak masuk kantor dan tidak berada di Pangkalan Kerinci selama delapan hari terakhir mulai Jumat (3/09/2021) sampai Sabtu (11/09/2021). Ternyata Bupati Zukri yang didampingi Wabup H Nasarudin turun ke desa-desa selama satu pekan lebih. (Istimewa)

"Kita baru pulang kemarin dari Kuala Kampar dan Teluk Meranti untuk melihat langsung dan berdialog dengan masyarakat di desa-desa. Kita ingin program tepat sasaran dan sesuai kebutuhan," ungkap Bupati Zukri kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (12/09/2021).

Zukri menyampaikan, selama delapan hari Kunjungan Kerja (Kunker) di daerah Teluk Meranti dan Kuala Kampar, pihaknya tidak hanya mengikuti kegiatan seremonial yang diagendakan.

Namun lebih banyak melakukan diagnosa pembangunan yang dibutuhkan di setiap desa melalui kunjungan lapangan, dialog dengan warga dan perangkat setempat, serta meninjau langsung infrastruktur yang perlukan secara mendesak.

Adapun program dan pembangunan yang didiagnosa yakni dari berbagai bidang.

Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, kelistrikan hingga peningkatan perekonomian dalam mengentaskan kemiskinan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved