Breaking News:

Catatan Disdik Pekanbaru Terkait Belajar Tatap Muka Terbatas, Harus Ada Dua Guru di Satu Kelas

Dinas Pendidikan Pekanbaru punya sejumlah catatan untuk kelanjutan belajar tatap muka terbatas.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Pendidikan Pekanbaru punya sejumlah catatan untuk kelanjutan belajar tatap muka terbatas. 

Mereka sudah melakukan evaluasi terhadap belajar tatap muka pasca belajar tatap muka secara terbatas pada pekan kemarin.

Ada sejumlah catatan dalam penyelenggaraan belajar tatap muka pekan kemarin.

Satu di antaranya agar ada dua guru dalam satu kelas selama belajar tatap muka secara terbatas.

"Jadi ada guru yang berada di dalam kelas, ada juga guru yang berada di luar kelas sebagai anggota satgas  covid-19," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (12/9/2021).

Menurutnya harus ada dua guru di satu kelas dalam belajar tatap muka terbatas ini.

Ia menyebut bahwa ruang kelas tidak boleh tanpa guru.

Keberadaan guru sebagai tim satgas untuk menggantikan guru yang mengajar.

Ia tidak ingin ruang kelas di sekolah dalam kondisi kosong atau ditinggal oleh guru.

Padahal peserta didik masih berada di dalam kelas.

Ia mengingatkan agar tidak ada pelanggaran protokol kesehatan.

Peserta didik harus punya jalur khusus untuk pulang.

Ia tidak ingin peserta didik malah berkerumun saat pulang sekolah.

"Jadi peserta didik mesti dijemput orangtua, baru bisa meninggalkan areal sekolah," paparnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved