Breaking News:

Sungai Kerinci Menyempit Tertutup Tanaman Liar,Dinas PUPR Pelalawan akan Normalisasi Terkendala Ini

Kondisi Sungai Kerinci di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau kian menyempit akibat tertutup tanaman liar, memprihatinkan

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Kondisi Sungai Kerinci di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Pelalawan kian menyempit tertutup tanaman liar. Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kondisi Sungai Kerinci di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau kian menyempit akibat tertutup tanaman liar, memprihatinkan.

Pasalnya, lima bulan terakhir belum pernah dilakukan normalisasi terhadap sungai tersebut.

Sungai yang sebelumnya lebar, kian menyempit akibat ditutupi tanaman liar yang tumbuh di air.

Bahkan tumbuhan air yang berada di bagian tepi kiri dan kanan semakin melebar serta memanjang ke tengah sungai.

Di beberapa titik badan sungai, malahan mirip jalan setapak lantaran tertutup tanaman.

Tentu kondisi ini menghalangi nelayan yang sering mencari ikan di sungai ini.

Termasuk pemancing yang kerap datang, semakin sulit untuk melemparkan jorannya.

Kondisi itu terlihat jelas dari jembatan kembar di Jalan Sultan Syarif Hasim dekat komplek kantor bupati dan perkantoran Bhakti Praja Pemkab Pelalawan.

Sebelumnya, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setiap melakukan normalisasi sungai ini, minimal satu kali dalam setahun.

"Nampaknya dalam tahun ini belum ada pembersihan sungai ini, kalau tidak salah. Padahal banyak pemancing dan nelayan disini," ungkap seorang warga Pangkalan Kerinci, Abdul Qadir (45) kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat sore (10/9/2021).

Pria ini kerap melewati jembatan kembar yang dibawahnya mengalir Sungai Kerinci setiap berolahraga jogging pada sore hari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved