Breaking News:

Tandatangani MoU Terkait PI 10 Persen WK Rokan, Wabup Siak Nyatakan Pemkab Siak Untung

Wakil Bupati Siak Husni Merza meminta masyarakat tidak lagi mempolemikkan terkait participating interest (PI) 10 persen WK Migas Rokan.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Wakil Bupati Siak Husni Merza menandatangani MoU terkait pengelolaan PI Migas Blok Rokan dengan kepala daerah WK dan Gubernur Riau, Kamis (9/9/2021) di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Wakil Bupati Siak Husni Merza meminta masyarakat tidak lagi mempolemikkan terkait participating interest (PI) 10 persen Wilayah Kerja (WK) Migas Rokan.

Pasalnya, dengan PI 10 persen tersebut sudah membuat Pemkab Siak untung dengan pertambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Migas.

“PI 10% ini dibagi 2, untuk Provinsi Riau dan untuk 5 Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam Wilayah Kerja Blok Rokan. Untuk pembagian 5 Kabupaten/Kota tersebut, sesuai dengan cadangan minyak yang ada di setiap Wilayah Kabupaten/Kota,” kata Husni, Minggu (12/9/2021).

Ia mengatakan telah melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi Riau, terkait pengelolaan PI 10% tersebut, Kamis lalu di gedung Pauh Janggi, Pekanbaru.

Pada hari itu juga telah ditandatangani Berita acara penunjukan lembaga independen untuk menentukan pelamparan reservoir pada wilayah kerja Migas Rokan di Provinsi Riau.

“Kami bersama 4 Kabupaten lainnya yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Kampar telah menandatangani MoU tersebut,” tegasnya.

Husni Merza justru mengucapkan syukur setelah melakukan penandatanganan itu.

Dengan adanya pembagian PI untuk Kabupaten/Kota yang masuk kedalam Wilayah Kerja Blok Rokan tersebut, akan menambah PAD bagi Kabupaten Siak.

Sementara itu Bupati Siak Alfedri mengatakan, pengelolaan Migas membutuhkan SDM yang berpengalaman, teknologi tinggi serta modal yang padat. Sedangkan alih kelola WK Rokan sudah final dengan skema dan formulasi yang terikat.

“Saatnya menjalani proses dengan baik, dan tidak seharusnya lagi ada polemik,” kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved