Breaking News:

Apa Itu Rebound Relationship? Punya Hubungan Baru setelah Putus, Pelampiasan atau Memang Tulus?

Ciri khas ini adalah bagaimana hubungan rebound yang tidak sehat dimulai dan biasanya hubungan itu menjadi gagal.

Editor: Firmauli Sihaloho
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Salah satu fenomena pada hubungan percintaan adalah putusnya sebuah hubungan.

Entah apapun masalahnya, kerap kali dijumpai mereka yang baru putus cepat sekali mendapatkan pengganti.

Padahal, jalinan cinta dengan pasangan sebelumnya baru saja kandas.

Tentu kondisi itu banyak alasan yang melatarbelakanginya.

Jika kamu pernah mengalaminya, atau pernah melakukan hal yang sama, maka itu dinamakan sebagai rebound relatioship.

Perasaan kesepian dan kerinduan akan menjalin kasih tampaknya lebih besar daripada kebutuhan akan penyembuhan pasca putus cinta.

Sebagian orang percaya, jika memiliki seseorang yang baru dalam hidup mereka, itu dapat membuatnya melupakan hubungan terakhir dan membantu mereka melanjutkan hidup.

Orang mencari hubungan rebound karena berbagai alasan, biasanya karena emosi negatif dari kesedihan, sakit hati, kemarahan, rasa bersalah, dan mungkin rasa malu yang terkait dengan perpisahan adalah hal-hal yang belum siap mereka tangani.

Baca juga: VIDEO: Sambut Baik Belajar Tatap Muka, Dewan Berharap Peserta Didik Sudah Vaksinasi 75 Persen

Baca juga: Mantan Kepsek Wanita Asal Israel Ini Didakwa 74 Kasus Pelecehan Seksual ke Siswa-siswanya

Beberapa orang juga menjalin hubungan rebound karena alasan yang lebih kecil, seperti mencoba membuat mantan cemburu.

Mengutip Better Help, berikut ini tanda-tanda yang dialami seseorang jika mereka termasuk ke dalam hubungan rebound.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved