Breaking News:

Pelatihan Pembuatan Penjernih Air Gambut Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kota Pekanbaru

Kegiatan pelatihan ini dipandu oleh tim pengabdian Dr.Budijono, S.Pi, M.Sc,Rina D’rita Sibagariang, S.Pi., M.Sc ,Yudho Hardjoyudanto, S.si MSi

Editor: Sesri
istimewa
Pelatihan Pembuatan Penjernih Air Gambut Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kota Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Air gambut dikenal orang banyak dengan warna yang mudah dibedakan dan berasa asam yang tersebar di lahan gambut.

Kualitas air gambut yang rendah menjadi pembatas pemanfaatannya untuk pemenuhan kebutuhan domestik masyarakat daerah gambut, kegiatan perikanan (pembenihan dan budidaya ikan hias), dan aktivitas lain di lahan gambut.

Kehadiran produk ini setidaknya dapat membantu berbagai kegiatan bagi masyarakat daerah gambut, seperti: memasak nasi, mencuci pakaian, kegiatan camping/hiking di daerah gambut, pembenihan ikan, usaha aquascape yang sulit mencari air bersih dan jernih, dan sebagainya.

Air gambut secara sederhana dapat dijernihkan dengan menggunakan bahan koagulan yang umum digunakan untuk penjernihan air.

Bahan-bahan tersebut mudah ditemukan, tersedia di pasar tradisional dan toko bahan kimia dengan harga yang relatif murah.

Penggunaan bahan-bahan tersebut untuk mengolah Air gambut tersebut harus ditakar dan tepat dosis, tetapi tidak semua masyarakat maupun mahasiswa yang mengetahui hal tersebut.

Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat bermanfaatn dalam program pengembangan kewirausahaan.

Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2021 berlokasi di Jl. Merak Sakti Gang Hijrah Panam Kota Pekanbaru.

Pelatihan ini dihadiri oleh alumni dan mahasiswa. Kegiatan pelatihan ini langsung dipandu oleh tim pengabdian Dr. Budijono, S.Pi, M.Sc, Rina D’rita Sibagariang, S.Pi., M.Sc dan Yudho Hardjoyudanto, S.Si, M.Si, dimana tim pengabdian ini berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau.

Dr. Budijono, S.Pi, M.Sc selaku ketua tim pengabdian menjelaskan nantinya perlu diadakan pelatihan serupa secara rutin, baik itu kepada mahasiswa, alumni, maupun masyarakat karena kehadiran produk ini akan membantu berbagai aktivitas domestik, dan kegiatan lainnya, khususnya di daerah rawa gambut.

Hasil olahan air gambut yang jernih dari berbagai sumber air gambut di Provinsi Riau telah diuji memenuhi baku mutu air bersih, dan dapat pula media hidup mikroalga atau ikan.

Bahan penjernih yang digunakan ditakar dan disesuaikan dengan jumlah air gambut yang diolah atau lainnya sesuai permintaan.

Aplikasi produk ini sangat mudah dan praktis dengan hanya menuangkan kedua serbuk secara terpisah atau bersamaan sesuai volume air gambut, kemudian diaduk dan didiamkan 30 menit saja telah diperoleh pemisahan air bersih dan jernih dengan endapannya, tetapi tidak untuk diminum secara langsung.

Diharapkan setelah adanya pelatihan ini akan berlanjut dan memunculkan produk berdaya guna serta memliki daya saing tinggi sebagai alternatif komoditas baru untuk meningkatkan perekonomian masyarakat (*).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved