Breaking News:

Alasan Pemecatan Kadus di Wisata Pulau Cinta Kampar Dituding Cacat Hukum,Segini Pengacara yang Gugat

Alasan pemecatan kadus di Wisata Pulau Cinta Kampar dituding cacat hukum, langsung didugat 13 pengacara

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIHOMBING
Tiga orang dari 13 pengacara Fauzi yang dipecat dari Kadus III Teluk Jering Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang hadir di PTUN Pekanbaru, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Alasan pemecatan kadus di Wisata Pulau Cinta Kampar dituding cacat hukum, langsung didugat 13 pengacara.

Fauzi yang dipecat dari jabatan Kepala Dusun III Teluk Jering Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang melawan. Pemecatan dirinya oleh Penjabat Kepala Desa Teluk Kenidai, Mas'ud dinilai cacat hukum.

Mas'ud adalah Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pada Kantor Camat Tambang.

Ia menggantikan Budi Setiawan yang diberhentikan sementara oleh Bupati Kampar pada 12 Juli 2021.

Dalam gugatan yang dilayangkan PTUN Pekanbaru melalui 13 pengacara dari Kantor Advokat Asep Ruhiat, Fauzi mengurai alasan pemecatan itu cacat hukum.

"Dalam hal ini, mereka jelas tidak prosedural. Di situ juga telah melakukan indikasi melawan hukum," ungkapnya, Selasa (14/9/2021).

Asep Ruhiat menjelaskan, Fauzi adalah Kadus hasil pemilihan langsung oleh masyarakat yang diangkat pada 1 Agustus 2017 dan masih memiliki sisa masa jabatan sekitar dua tahun lagi.

Menurut dia, Fauzi tidak pernah melakukan tindak pidana selama memimpin dusun tempat beradanya objek wisata Pulau Cinta tersebut.

Fauzi tidak pernah menerima peringatan atau teguran tertulis dari Pj Kades sebelum mengeluarkan surat pemberhentian atau pemecatan.

Sebelum akhirnya menggugat ke PTUN, Fauzi sudah melayangkan surat keberatan atas pemecatan ke Mas'ud.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved