Breaking News:

Peringatan dari Wawako: Masyarakat Pekanbaru Jangan Terlalu Euforia Selama PPKM Level 3

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu euforia dalam menjalani aktivitas selama PPKM level 3.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIKUMBANG
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu euforia dalam menjalani aktivitas selama PPKM level 3. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu euforia dalam menjalani aktivitas selama PPKM level 3.

Pekanbaru telah menerapkan PPKM level 3 seiring menurunnya jumlah kasus Covid-19.

Ayat menyebut bahwa kondisi ini patut disyukuri sehingga masyarakat tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.

"Jangan terlalu euforia, tapi tetap kita patuhi protokol kesehatan dalam PPKM level 3," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, banyak masyarakat mulai beraktivitas di luar rumah. Ia melihat langsung kondisi lalu lintas yang ramai.

Para peserta didik juga belajar tatap muka. Aktivitas ekonomi juga sudah bergeliat sejak akhir Agustus 2021 lalu.

Ayat mengimbau agar masyarakat tidak cuma berupaya mengikuti protokol kesehatan. Ia mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru mengalami penurunan.

Ayat menilai hal itu adalah harapan dari semua orang. Ia menyebut pemerintah kota juga berupaya melakukan percepatan dalam vaksinasi Covid-19.

"Kalau bisa kita turun ke PPKM level 2 atau ke PPKM level 1. Dan kota kita masuk zona hijau," ujarnya.

Turun dari Level 4, Ini Kelonggaran Aktivitas Ekonomi Selama PPKM Level 3 di Pekanbaru

Kota Pekanbaru mulai memasuki PPKM level 3 terhitung, Selasa (7/9/2021). Kelonggaran aktivitas ekonomi seperti apa yang akan didapatkan?

Penerapannya berlangsung hingga 20 September 2021 mendatang.

Aktivitas ekonomi mulai ada pelonggaran pada PPKM level 3 ini.

Pasar tradisional, pedagang kaki lima hingga toko klontong bisa buka dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kebijakan serupa juga berlaku untuk agen voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar basah, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lainnya.

"Nantinya harus memiliki fasilitas yang mendukung protokol kesehatan," terang Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, pemerintah kota sudah menerbitkan surat edaran terkait Pedoman Penerapan PPKM level 3 di Kota Pekanbaru.

Regulasi ini juga mengatur pelaksanaan kegiatan makan atau minum di tempat yang berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.

Kebijakan tersebut berlaku di warung makan, rumah makan, restoran dan kafe sehingga melayani take away lewat batas waktu itu.

Restoran, rumah makan dan kafe hanya melayani makan di tempat sebanyak 50 persen kapasitas dan pengunjung hanya dua orang dalam satu meja.

Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal dan pusat perdagangan bisa buka dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Ada pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 50 persen.

Kemudian untuk pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik di tempat konstruksi dan lokasi proyek bisa beroperasi 100 persen.

Namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved