Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Permintaan Banyak, Stok Pohon untuk Diadopsi Terbatas, DLHK Riau Lakukan Inventarisasi

Lebih lanjut Murod menyampaikan, inventarisasi tersebut merupakan kegiatan untuk mengetahui kekayaan/potensi hutan di KPH

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, Mamun Murod mengungkapkan, saat ini pihaknya kewalahan dalam memenuhi permintaan adopter untuk menyediakan pohon untuk diadopsi.

Murod menegaskan, minat adopter untuk mengadopsi pohon di Riau sangat banyak.

Baik dari perusahaan perkebunan, kehutanan, perminyakan, PLN dan peroangan.

"Jadi saat ini pemohonya banyak, tapi pohon yang bisa diadposi itu terbatas, bahkan sudah habis," kata Murod, Selasa (14/9/2021).

Murod mengatakan, terbatasnya jumlah pohon yang bisa diadopsi bukan karena pohonya sudah tidak lagi.

Namun pihaknya masih melakukan inventarisir pohon mana yang bisa diadopsi.

"Jadi bukan habis karena pohonya tidak ada lagi, tapi karena keterlambatan kita dalam melakukan identifikasi pohon mana yang bisa diadopsi," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut pihaknya membuka pelatihan Inhouse Training atau Lokalatih Inventarisasi Hutan dan penilaian Sumber Daya Hutan (SDH) bagi staf Kasatuan Pengelola Hutan (KPH).

Mamun Murod mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan kemampuan dalam menginventarisasi potensi kayu dan non kayu di areal kerja KPH masing-masing.

"Adanya training ini perserta kita harap mengerti bagaimana teknik inventarisasi yang tepat dan akurat, dalam melaksanakan inventarisasi agar data yang diperoleh akurat dan dapat dijadikan bahan penyusunan dokumen dimasa yang akan datang," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved