Breaking News:

Ingat Dugaan Pengusaha Travel Aniaya Karyawan Kafe di Pekanbaru?Gugatan Praperadilan Ditolak, Lalu?

Ingat kasus dugaan pengusaha travel aniaya karyawan kafe di Pekanbaru? Gugatan praperadilan ditolak

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
foto/istimewa
Tangkapan layar CCTV. Seorang pengusaha travel umrah dilaporkan polisi karena diduga aniaya aniaya karyawan kafe. Gugatan praperadilan yang dilayangkan pelaku ditolak hakim PN Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ingat kasus dugaan pengusaha travel aniaya karyawan kafe di Pekanbaru? Gugatan praperadilan ditolak, selanjutnya apa yang akan dilakukan polisi?

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, menolak gugatan praperadilan yang diajukan Muhammad Dawood alias David Tan.

Hakim menyatakan penetapan tersangka terhadap David Tan oleh penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru, terkait kasus dugaan penganiayaan, adalah sah dan sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dengan begitu, proses hukum yang menjerat pengusaha travel umroh di Pekanbaru itu pun dipersilakan hakim untuk diteruskan.

"Menolak keseluruhan gugatan yang diajukan pemohon atas penetapan tersangka oleh termohon (Polresta Pekanbaru)," ujar hakim tunggal Tommy Manik SH, Rabu (15/9/2021).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan, saat dikonfirmasi menyatakan, proses penyidikan akan berlanjut.

"Gugatannya ditolak seluruhnya, untuk itu proses sidik kita lanjutkan ya," sebut Juper.

Lanjut dia, pihaknya juga akan segera mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka.

Sebagaimana diketahui, David Tan mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru, terhadap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Praperadilan diajukan guna mengetahui sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap dirinya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved