Surat Alquran
Keutamaan Surat At Tin dan Keistimewaan Membaca Surat At Tiin, Perlindungan di Masa Tua
At Tin merupakan buah Tin. surat At Tin terdiri atas delapan ayat. ini keutamaan surat At Tin dan Bacaan Surat At tiin
Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM - Surat At-tiin merupakan salah satu surah yang ada didalam Al-Qur’an.
Tentunya ada keutamaan surat At Tin bagi orang yang membacanya.
Hampir semua surat di dalam Al Quran memiliki keistimewaan dan keutamaan, termasuk keutamaan surat At Tin .
Dengan membaca Surat At-tiin , tentunya kita mengharapkan mendapat keistimewaan dan keutamaan surat At Tin .
Karena keutamaan surat At Tin ini sangatlah bermanfaat dalam kehidupan kita .
At Tin berarti buah Tin.
surat At Tin terdiri atas delapan ayat dan tergolong surah Makkiyah.
Surat At-tiin mempunyai makna serta maksud yang mengagumkan.
Surat At-tiin ini dapat mempunyai keutamaan yang akan bermanfaat untuk hidup kita.
Sebelum mengetahui keutamaan surat At Tin , simak Bacaan Surat At-tiin beserta terjemahannya berikut :
وَالتِّيۡنِ وَالزَّيۡتُوۡنِۙ
1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
وَطُوۡرِ سِيۡنِيۡنَۙ
2. demi gunung Sinai,
وَهٰذَا الۡبَلَدِ الۡاَمِيۡنِۙ
3. dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.
لَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِىۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِيۡمٍ
4. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
ثُمَّ رَدَدۡنٰهُ اَسۡفَلَ سَافِلِيۡنَۙ
5. kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمۡ اَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُوۡنٍؕ
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِالدِّيۡنِ
7. Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan)
itu?
اَلَيۡسَ اللّٰهُ بِاَحۡكَمِ الۡحٰكِمِيۡنَ
8. Bukankah Allah hakim yang paling adil?
==
Tafsir Ringkas Surat At Tin
Berikut tafsir singkat surat At Tin yang dikutip dari quran.kemenag.go.id.
Ayat ke-1
Demi buah Tin dan Zaitun,
Ayat ke-2
demi gunung Sinai,
Ayat ke-3
dan demi negeri Mekah yang aman ini.
Buah Tin dan Zaitun banyak tumbuh di Syam dan Baitul makdis, tempat para nabi diutus, antara lain Nabi Isa.
Gunung Sinai adalah tempat Nabi Musa bermunajat, sedangkan Mekah adalah tempat kelahiran dan pengutusan Nabi Muhammad.
Ketiga nabi ini memiliki misi yang sama, yaitu mengajak manusia menuju tauhid.
Ayat ke-4
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk fisik yang sebaik-baiknya, jauh lebih sempurna daripada hewan.
Kami juga bekali mereka dengan akal dan sifat-sifat yang unggul. Dengan kelebihan-kelebihan itulah Kami amanati manusia sebagai khalifah di bumi.
Ayat ke-5
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, yaitu ke neraka, bila mereka durhaka kepada Allah dan tidak menaati utusan-Nya.
Ketika itu, kesempurnaan fisik, akal, dan sifat mereka tidak akan menyelamatkannya dari azab Allah.
Ayat ke-6
Kami masukkan manusia ke neraka, kecuali orang-orang yang benar-benar beriman dan mengerjakan kebajikan, baik spiritual maupun sosial, secara ikhlas dan sesuai syariat Islam; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya dan tidak pula berkurang.
Kami selamatkan mereka dari neraka dan Kami berikan itu semua kepada mereka sebagai ganjaran dari Kami.
Ayat ke-7
Allah menciptakanmu dengan bentuk yang sempurna dari setetes mani yang menjadi janin, kemudian melewati berbagai tahap dari bayi, remaja, dewasa, tua, hingga meninggal.
Itu merupakan dalil yang paling jelas tentang kekuasaan Allah; bahwa Dia kuasa untuk membangkitkanmu dari kematian.
Maka, apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan yaitu hari kiamat setelah adanya keterangan-keterangan yang gamblang itu?
Ayat ke-8
Bukankah Allah adalah hakim yang paling adil? Jangan kaukira Allah menciptakan manusia secara sia-sia dengan tidak memberinya perintah dan larangan.
Allah telah menurunkan aturan syariat. Dia akan memberi putusan dengan adil; memberi pahala kepada orang yang taat dan menghukum orang yang bersalah.
Di bawah ini yaitu penjelasan tentang arti surat at-tin ayat 1-8 pada pahala yang tidak terputus sampai tua :
Masa tua yaitu saat di mana seseorang mengalami penurunan performa dalam melakukan hidup.
Hal ini akan berdampak pada semangat mereka untuk selalu beribadah.
Saat seseorang dalam masa kecil, maka mereka belum begitu memahami tentang amalan-amalan itu.
Saat mereka telah tua, mereka akan kesusahan dalam melaksanakan ibadah.
Berbeda halnya bila mereka masih muda di mana mereka masih mempunyai energi yang besar untuk melakukan amalan sebanyak mungkin.
Masa muda yaitu masa di mana mereka bisa mengerjakan amalan yang lebih banyak.
Tetapi, ketika tua mereka telah tak mempunyai energi yang sama kuatnya saat muda.
Allah akan memberi pahala yang sama pada orangtua itu ketika masa mudanya ia suka beribadah.
Hal ini diberlakukan untuk mereka yang tua, jika Allah memberi kemampuan yang lebih dalam beribadah maka mereka akan beribadah, orang seperti inilah yang di beri pahala sama dengan masa mudanya walau saat tua ia tak sebanyak dahulu beribadahnya.
Selain itu, surah ini bisa dijadikan sebagai perlindungan kita dari keadaan buruk di waktu tuanya.
Perubahan yang terjadi pada saat tua membuat mereka menjadi malas, mempunyai hati yang lemah serta tak mempunyai energi yang cukup untuk beraktivitas baik.
Oleh karenanya, ketika tua kita disarankan untuk berdoa pada Allah serta memohon supaya dijauhkan dari sifat negatif itu.