Breaking News:

Video Berita

VIDEO Diminta Bersikap Kritis, Mahasiswa yang Bentangkan Poster saat Kunker Jokowi Malah Ditangkap

Jika penangkapan sering dilakukan maka akan merusak nama baik Jokowi. Presiden akan dipandang oleh masyarakat sebagai pemimpin yang otoriter.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kunjungan kerja Presiden Joko Widido di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) diwarnai oleh aksi sejumlah mahasiswa yang membentangkan poster pada Senin (13/9/2021).

Aksi yang dilakukan mahasiswa tersebut lantas ditanggapi tindakan tegas pihak kepolisian.

Lantaran tidak adanya koordinasi, aparat kepolisian langsung menangkap mahasiswa yang berjumlah 10 orang.

Tindakan polisi itu mengundang komentar dari banyak pihak, satu di antaranya adalah aktivis HAM.

Dikutip dari TribunSolo.com pada Rabu (15/9/2021), Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Julius Ibrani menilai, tindakan penangkapan 10 mahasiswa tersebut terlalu reaktif.

Munurutnya, penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu sebagai pendekatan yang salah.

Julius menegaskan Presiden Jokowi sendiri yang menyatakan mahasiswa sudah waktunya kritis dan berani bersuara di ruang publik.

"Salah, padahal Jokowi sendiri memahami bahwa mahasiswa punya peran untuk bersikap ekspresif, kritis dan bersuara di dalam publik," jelasnya.

Sejumlah mahasiswa UNS diciduk aparat yang diduga polisi, di tengah kunjungan Presiden Jokowi ke Solo, Senin (13/9/2021). Para mahasiswa itu membawa poster uang ditujukan untuk Presiden Jokowi.
Sejumlah mahasiswa UNS diciduk aparat yang diduga polisi, di tengah kunjungan Presiden Jokowi ke Solo, Senin (13/9/2021). Para mahasiswa itu membawa poster uang ditujukan untuk Presiden Jokowi. (TribunSolo.com/Agil Tri Setiawan)

Ia juga menyayangkan soal penanganan ekspresi publik dengan dalih mengganggu ketertiban sehingga perlu diamankan.

Untuk itu, jika penangkapan sering dilakukan maka akan merusak nama baik Jokowi sebagai Presiden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved