Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Mendadak Tinjau Belajar Tatap Muka, Walikota Pekanbaru Ingin Pastikan Prokes Diterapkan

Firdaus mengingatkan agar murid harus menjaga kesehatan. Ia menyebut bahwa kesehatan itu sangat penting dalam berbagai aktivitas

Penulis: Fernando | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mendadak meninjau proses belajar tatap muka di SMPN 13 Pekanbaru, Rabu (15/9/2021). Ia ingin melihat langsung aktivitas belajar tatap muka.

Apalagi proses belajar tatap muka sudah berlangsung selama satu pekan. Peserta didik belajar tatap muka setelah penerapan PPKM level 3.

Firdaus melihat langsung aktivitas belajar tatap muka di SMPN 13 Pekanbaru agar sesuai protokol kesehatan. Ia juga menyapa para murid yang hadir dalam kelas.

Seluruh murid duduk sendiri untuk menjaga jarak antar murid. Mereka juga mengenakan masker selama menjalani proses belajar.

Firdaus juga sempat berdialog dengan para murid yang sudah lama tidak belajar tatap muka. Ia juga mengajak para murid agar tetap semangat untuk belajar.

Dirinya mengatakan bahwa yang menjalani belajar tatap muka hari ini adalah kelas VIII. Mereka yang belajar tatap muka hanya 50 persen dari kapasitas normal.

"Jadi 20 ruang belajar digunakan oleh anak-anak kelas VIII," paparnya.

Firdaus juga memastikan bahwa protokol kesehatan juga berjalan dengan baik. Ia juga mendapati dua guru di kelas.

Ada satu guru siaga di depan kelas dan satu lagi berada di dalam kelas. "Intinya prokes berjalan dengan baik, mudah-mudahan ini juga diikuti semua sekolah negeri dan swasta," ujarnya.

Firdaus mengingatkan agar murid harus menjaga kesehatan. Ia menyebut bahwa kesehatan itu sangat penting dalam berbagai aktivitas.

"Kita juga harus menjamin bahwa murid harus dalam kondisi sehat dan selamat dari pandemi covid-19," ujarnya.

Dirinya berharap nantinya belajar online bisa dipadu dengan belajar tatap muka. Total ada
1.048 orang peserta didik di SMPN 13 Pekanbaru.

Mereka menggelar belajar tatap muka dalam satu sesi. Satu kelas berisi maksimal 20 orang.

Firdaus bersama rombongan juga meninjau belajar tatap muka di SMP Madani. Satu kelas ada sekitar 12 hingga 13 orang murid.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved