Breaking News:

Video Berita

VIRAL VIDEO Pria Luka Berdarah Korban Bentrok di PT. Padasa Enam Utama di Riau

"Bawa parang orang itu," ucap suara pria. Ada lagi yang memberitahu ada yang pingsan karena dipukul lalu berdarah.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Sebuah video menunjukkan seorang pria mengalami luka berdarah di dada viral. Video beredar di kalangan wartawan sejak Selasa (14/9/2021) malam.

Dalam video itu tampak pria bertopi sedang berjalan lemas dipapah seorang lain di tangan kirinya. Pria itu tampaknya sedang dijauhkan dari kerumunan massa yang sedang bentrok.

"Bawa parang orang itu," ucap suara pria. Ada lagi yang memberitahu ada yang pingsan karena dipukul lalu berdarah.

Informasi yang beredar, video itu adalah bentrok antara mantan pekerja dengan sekuriti PT. Padasa Enam Utama, Selasa (14/9) siang.

Perusahaan Kelapa Sawit ini diketahui berada di wilayah Kecamatan Koto Kampar Hulu.

Sekuriti disebut melakukan pengusiran terhadap mantan pekerja yang masih tinggal di barak milik perusahaan.

Ratusan pekerja diberhentikan oleh perusahaan dan sedang menuntut pesangon yang tak kunjung mereka terima.

Direktur PT. Padasa Enam Utama, Novriaty Hilda Sibuea yang dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com terkait video itu, belum bersedia memberi penjelasan. Ia mengaku belum mendapat laporan resmi dari manajer kebun.

"Saya sampai dengan saat ini belum dapat laporan resmi dari manajer kebun. Saya akan coba hubungi humas perusahaan ya," kata Novi, Rabu (15/9/2021) siang.

Hingga berita ini diturunkan Rabu sore, belum ada konfirmasi lanjutan dari Novi.

Terpisah, Kepala Polres Kampar, AKBP. Rido Rolly Purba yang dikonfirmasi melalui Kepala Sub Bagian Humas, AKP. Deni Yusra mengungkapkan, pihak pekerja sudah membuat laporan.

"Tadi siang Tim Polres Kampar melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan masih menyelidiki kejadiannya," ungkap Deni.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved