Breaking News:

Ada Rudal Balistik Peninggalan Uni Soviet di Lembah Panjshir, Lokasi Perlawanan Pasukan Anti Taliban

Taliban menemukan rudal balistik peninggalan Uni Soviet di Lembah Panjshir di lokasi kelompok perlawanan anti Taliban.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
WAKIL KOHSAR / AFP
Pejuang Taliban berdiri di samping amunisi di sepanjang jalan di daerah Malaspa, distrik Bazark, Provinsi Panjshir pada 15 September 2021, beberapa hari setelah kelompok Islam garis keras mengumumkan perebutan provinsi terakhir yang menentang kekuasaan mereka. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Taliban menemukan rudal balistik peninggalan Uni Soviet di Lembah Panjshir di lokasi kelompok perlawanan anti Taliban.

Taliban juga mengkalim telah mengamankan kawasan Lembah Panjshir.

Dilansir dari Rusia Today, Kamis (16/9/2021), rudal balistik peninggalan Uni Soviet tersebut tampaknya dalam kondisi tidak dapat dioperasikan.

Militan menemukan cache rudal tergeletak di tepi Sungai Panjshir, rekamannya muncul secara online di media sosial twitter.

Lembah Panjshir diambil alih oleh Taliban pekan lalu menyusul konflik singkat dengan pasukan lokal.

Rudal balistik Peninggalan Uni Soviet di Afghanistan.
Rudal balistik Peninggalan Uni Soviet di Afghanistan. (Rusia Today)

Video yang diambil oleh para militan menunjukkan sekitar 10 rudal balistik jarak menengah Luna-M (NATO nama pelaporan FROG-7) dan 10 rudal balistik jarak menengah R-17 Elbrus (nama pelaporan NATO Scud B).

Senjata tampaknya telah disimpan di lokasi untuk waktu yang lama, dengan simpanan terlihat pada citra satelit. Amunisi itu tampak sangat lapuk, dengan cat tubuh mereka sebagian terkelupas, video menunjukkan.

Beberapa hulu ledak – kemungkinan untuk rudal FROG-7 – juga terlihat tergeletak di sekitar. Ini tampaknya telah disimpan dalam wadah transportasi dan tampaknya dalam kondisi yang lebih baik.

Tidak segera jelas apakah rudal itu berbahan bakar, meskipun mengingat kondisi penyimpanannya, amunisi itu tidak mungkin beroperasi.

Awalnya dikembangkan pada tahun 1960-an, Scud B adalah rudal balistik jarak menengah, yang mampu mengirimkan berbagai hulu ledak – termasuk nuklir – hingga 300 km.

FROG-7 adalah rudal jarak pendek taktis, dengan jangkauan maksimum hingga 70 km.

Rudal balistik dipasok oleh Uni Soviet kepada pemerintah sosialis Afghanistan pada 1980-an.

Setelah runtuh pada awal 1990-an, amunisi tersebut berakhir di tangan berbagai kelompok bersenjata, termasuk pasukan perlawanan Lembah Panjshir yang dipimpin oleh mendiang Ahmad Shah Massoud.

( Tribunpekanbaru.com )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved