Breaking News:

Wali Kota Pekanbaru dan Dumai Terima Trofi Sertifikat TPID Award 2021, Ini Kata Firdaus dan Paisal

TPID Kota Pekanbaru dan TPID Kota Dumai sama-sama meraih penghargaan, piagam dan trofi diserahkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau

Penulis: Rino Syahril | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/RINO SYAHRIL
TPID Kota Pekanbaru dan TPID Kota Dumai sama-sama meraih penghargaan, piagam dan trofi diserahkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Kamis (16/9/2021). 

Hal ini tercermin dari peningkatan seluruh aspek penilaian TPID Award (proses, output, outcome) pada TPID Provinsi, TPID Kota IHK dan TPID Kota non-IHK.

Bahkan 2 dari 3 kota yang menjadi kota survei inflasi nasional di Riau menjadi kota dengan pengendalian inflasi terbaik di Kawasan Sumatera.

"Di sisi lain, terdapat ruang improvement untuk TPID se-Riau, yakni meningkatkan kinerja pada aspek proses," ujar Gunawan Pribadi.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menyampaikan rasa haru dan bahagia atas raihan TPID Kota Pekanbaru sebagai TPID Berkinerja Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Kawasan Sumatera 2021.

Dalam hal ini, terdapat 4 langkah kunci keberhasilan TPID Kota Pekanbaru, yaitu, Pemerintah Kota Pekanbaru secara disiplin melaporkan kegiatan dan perkembangan inflasi kepada Kementrian Koordinator Perekonomian Melalui Tim Pengendalian Inflasi Nasional (TPIN).

Melaksanakan kegiatan High Level Meeting (HLM) secara maksimal dengan mengundang seluruh anggota tim TPID.

Lalu, melaksanakan komunikasi dan mengikuti rapat-rapat koordinasi dengan Provinsi Riau bersama institusi teknis lainya.

Dan mengeluarkan berbagai kebijakan Kepala Daerah dengan menerbitkan Surat Keputusan dan melakukan kerjasama dengan daerah lain dalam rangka mendukung program pengendalian inflasi daerah.

Pemerintah Kota Pekanbaru tambah Firdaus, juga memberikan dukungan dan dorongan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Daerah yakni PT Sarana Pangan Madani (PT SPM).

Untuk selalu berinovasi meningkatkan hasil pertanian dengan berbagai upaya antara lain, menerapkan program pertanian yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

PT SPM berperan sebagai operator sekaligus off taker hasil pertanian (sisi hulu).

Sementara di sisi hilirnya PT SPM menggandeng RPM (Rumah Pangan Madani) sebagai outlet penjualan yang tersebar di setiap kecamatan di Kota Pekanbaru.

Melakukan diversifikasi hasil pertanian, menerapkan teknologi digital sehingga dapat melakukan efisiensi hasil produksi dan menekan ongkos produksi, transformasi digital di PT SPM serta kelompok tani binaan PT SPM.

Kemudian, mendorong perluasan pangsa pasar ke daerah lain di Provinsi Riau dan luar Provinsi Riau.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved