Breaking News:

Dosen Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Bina UMKM Tenun Songket

Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia melakukan pembinaan UKM Tenun Songket Riau

Editor: rinalsagita
istimewa
Zoom Meeting Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia dengan perajin tenun songket 

TENUN SONGKET melayu merupakan salah satu produk kerajinan Riau yang memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi.

Saat ini tenun songket melayu Riau telah ditetapkan sebagai produk unggulan daerah Riau berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2018 tentang Rencana Pengembangan Industri Provinsi (RPIP).

Sebagai bentuk implementasi kegiatan salah satu tri dharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat), maka dosen Institut Bisnis dan
Teknologi Pelita Indonesia yang diketuai oleh Astri Ayu Purwati, B.Sc., M.Sc.,

Dengan dibantu oleh tiga orang anggota, yaitu Bapak Sarli Rahman, ST., MM, Mimelientesa Irman, SE., M.Ak. dan Bapak Muhammad Lutfhi Hamzah, B.IT., M.Kom melaksanakan kembali kegiatan pengabdian kepada masyarakat

Berupa pengembangan tenun songket melayu Riau pada salah satu usaha lokal yaitu Rumah Tenun Cahaya Kemilau.

Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan tahun ke 2 yang dilaksanakan dan didukung sepenuhnya oleh Kemendikbud Dikti, melalui dana hibah tahun anggaran 2021.

Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap, dimana kegiatan pertama pada hari Sabtu, 15 juli 2021 tim pengabdian dosen ini melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas pemasaran dimana fokus utama kegiatan ini adalah perbaikan packaging tenun songket.

Tenun songket yang di pasarkan oleh cahaya kemilau di buatkan dalam kemasan yang baik agar dapat memberikan kesan mewah kepada pelanggan.

Selanjutnya pada hari Kamis, 12 Agustus 2021, tim pengabdian juga melaksanakan kegiatan pembimbingan kepada pengelola cahaya kemilau untuk pembuatan akun shopee dan tokopedia untuk mengembangkan pemasaran tenun songket cahaya kemilau.

Kegiatan pembimbingan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dikarenakan dalam 1 bulan Kota Pekanbaru menerapkan PPKM dan hal tersebut tidak  memungkinkan untuk tim turun langsung memberikan pembimbingan.

Kegiatan ini juga memberikan dukungan kepada UMKM cahaya kemilau dalam penambahan alat tenun ATBM (sejumlah 2 unit mulai tahun 2020),

Pemasangan lemari pajangan, pemasangan pintu kaca show room dan pemberian perangkat komputer demi mendukung digitalisasi bisnis ada UMKM Cahaya Kemilau.

Kini, UMKM Cahaya Kemilau sudah memperoleh beberapa pemesanan tenun songket maupun aksesories tenun seperti masker, mainan kunci, tas, dll melalui aplikasi shopee.

Juga UMKM Cahaya Kemilau sudah mampu menjual tenun songket melayu Riau hingga ke luar negeri yaitu Singapura .

Untuk itu, Astri Ayu Purwati, B.Sc., M.Sc. selaku ketua tim pengabdian mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membuat program ini berjalan dengan baik,
Terutama kepada Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemendikbud Dikti, Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia, Cahaya Kemilau, serta masyarakat setempat. (ADV)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved