Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Perambah Hutan Beraksi Lagi di SM Kerumutan Pelalawan, Ini Temuan BKSDA Riau di Lokasi

Patroli itu merupakan kedua kalinya dalam dua pekan ini yang dilakukan petugas BKSDA Riau dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) l

Penulis: johanes | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, KERUMUTAN-- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau kembali melakukan patroli di hutan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan pada Jumat (17/09/2021) pekan lalu.

Patroli itu merupakan kedua kalinya dalam dua pekan ini yang dilakukan petugas BKSDA Riau dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) l.

Setelah pekan lalu melakukan operasi di SM Kerumutan dan menemukan 44 kubik kayu olahan hasil aktifitas Ilegal Logging (Ilog) di Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan.

Namun pelaku perambahan tidak ditemukan di lokasi, hanya kayu hasil pembalakan liar jenis Meranti Merah dan Ramin yang telah dirakit serta siap untuk diangkut.

Patroli teresterial kedua ini digelar sejak Rabu (15/09/2021) sampai Jumat (17/09/2021) di SM Kerumutan Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan, Pelalawan.

Ada dua lokasi utama yang jadi sasaran operasi ini yaitu Pelabuhan Dusun Kapau dan Parit Gajah Eka Merbau Dusun Air Kuning Kelurahan Kerumutan.

"Kami mendapatkan informasi dari intelijen kita, bahwa para perambah itu masuk lagi ke SM Kerumutan setelah patroli Minggu lalu, makanya kita turun lagi ke lokasi," kata Kepala Bidang Wilayah l BKSDA Riau, Andri Hansen Siregar, Minggu (19/09/2021).

Dikatakan Andri Hansen kepada tribunpekanbaru.com, hasil temuan di lokasi patroli tidak kalah dengan patroli sebelumnya.

Di lokasi Parit Gajah Eka Merbau, tim menemukan kanal yang diduga sebagai tempat mengeluarkan kayu olahan diduga kuat hasil aktifitas Ilog.

Di jalur kanal ini, petugas menemukan kayu olahan yang didominasi jenis kayu Meranti sebanyak 7 meter kubik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved