Breaking News:

Gara-gara Taliban, Satu Persatu Pekerjaan Perempuan di Afganistan Diambil Alih Laki-laki

Taliban meminta wanita untuk dirumah saja. Pekerjaan mereka akan diambil alih oleh laki-laki. Kenyataan itu yang bikin banyaki timbulnya protes

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Amber Clay dari Pixabay
Wanita Afganistan pakai BUrqa 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Satu persatu pekerjaan yang sebelumnya diisi oleh perempuan akan diambil alih oleh laki-laki.

Jadi perempuan di Afganistann untuk selanjutnya akan duduk dan diam saja di rumah atau tinggal saja di rumah.

Kebijakan tersebut diambil pemerintahan Afganistan yang baru di bawah Taliban.

Tidak hanya dari segi pekerjaan saja, Taliban juga ikut campur terkiat dengan pendidikan perempuan di negara tersebut.

Sebagai gambaran sejak tahun 1990 lalu, Taliban juga melarang wanita untuk sekolah dan bekerja,

Baca juga: Masa Kecil Kurang Bahagia, Milisi Taliban Main Bebekp-bebek Dayung Di Danau Saat Afghanistan Kacau

Baca juga: Taliban Kewalahan, Minta Lebih Banyak Bantuan Masuk ke Afghanistan, Apa Yang Terjadi?

Namun, sejak menguysai Afganistan dalam beberapa bulan ini, Taliban mengaku akan memberikan hak yang sesuai untuk perempuan.

Tetapi kenyataan justru bertolak belakang.

Wali Kota baru Taliban di ibu kota Afghanistan, Kabul, memerintahkan karyawan wanita di kota itu untuk tinggal di rumah, kecuali pekerjaan mereka tidak dapat diisi oleh seorang pria.

Hamdullah Noman mengatakan Taliban "menilai perlu untuk menghentikan perempuan Afghanistan bekerja untuk sementara waktu", melansir BBC pada Minggu (19/9/2021).

Ini adalah pembatasan terbaru yang dikenakan pada perempuan Afghanistan oleh pemerintah garis keras baru negara itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved