Breaking News:

Masih Ada Warga Miskin Tempatan di Riau Tak Lulus Sekolah Negeri, Ini Solusinya Tetap Bisa Sekolah

Warga miskin atau siswa dari keluarga tempatan kurang mampu dan tidak tertampung di sekolah negeri saat PPDB lalu, ada solusi tetap sekolah.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Warga miskin atau siswa dari keluarga tempatan kurang mampu dan tidak tertampung di sekolah negeri saat PPDB lalu, ada solusi tetap sekolah. FOTO ILUSTRASI - Warga sedang memfoto link pendaftaran PPDB Online beberapa bulan lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Panitia Kerja (Panja) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK, Kasir menjelaskan, warga miskin atau siswa yang berasal dari keluarga tempatan kurang mampu dan tidak tertampung di sekolah Negeri saat PPDB lalu, maka akan ada solusi tetap bersekolah.

"Bagi kalangan masyarakat siswa kurang mampu yang sebelumnya jalur zonasi tidak lulus negeri, maka akan dibuat rekomendasi sekolah ke swasta pembayarannya itu disamakan dengan negeri,"ujar Kasir kepada tribunpekanbaru.com Senin (20/9/2021).

Menurut Kasir, pemerintah akan mensubsidi biaya pendidikan siswa kurang mampu tersebut untuk tetap bersekolah di swasta.

Ini dilakukan menurut Kasir, agar tidak ada anak kurang mampu putus sekolah di Riau, karena berdasarkan laporan dari masyarakat banyak siswa tempatan kurang mampu tidak lulus di negeri.

"Jadi ini khusus kalangan kurang mampu, Kalau orang mampu ke swasta kan aman-aman saja,"ujar Kasir.

Persoalan yang sangat krusial soal PPDB ini selalu terjadi di Pekanbaru, sedangkan daerah lainnya di Riau tidak separah di Pekanbaru.

"Setiap tahunnya yang bermasalah itu Pekanbaru. Apalagi sekolah favorit semua menyerbu kesana dan akan menjadi persoalan," jelas Kasir.

Menurut politisi Hanura ini, selain solusi lain dari Pemerintah dalam waktu dekat ini juga akan dibangun dua sekolah SMA di Sidomulyo dan Labersa.

"Jadi sekolah baru ini tentunya akan bisa menampung siswa miskin yang tidak tertampung pada sekolah sebelumnya, karena pemerintah kan ada bangun dua sekolah satu di Sidomulyo dan satu lagi arah Labersa,"ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved