Breaking News:

DPRD Pekanbaru

KUA-PPAS R-APBD Perubahan 2021 Sudah Dibahas DPRD Pekanbaru, Harus Tuntas September Ini

DPRD Pekanbaru sudah menerima KUA PPAS R-APBD Perubahan 2021, dari TAPD Pemko Pekanbaru kemarin.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Ist
DPRD Pekanbaru sudah menerima KUA PPAS R-APBD Perubahan 2021, dari TAPD Pemko Pekanbaru kemarin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru sudah menerima KUA PPAS R-APBD Perubahan 2021, dari TAPD Pemko Pekanbaru kemarin.

Bahkan, pada Senin (20/9/2021), Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru sudah melakukan pembahasan satu kali.

"Sudah kita bahas dua kali. Nanti ada akan ada pembahasan lanjutan lagi," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (21/9/2021).

Berapa nilai KUA PPAS R-APBD Perubahan 2021 yang diajukan, Azwendi mengaku belum mengetahui pasti.

"Nanti kita lihat berapa nilainya sebenarnya," tambahnya.

Sesuai aturan, batas waktu pengesahan APBD Perubahan 2021, pada 30 September nanti. Itu artinya, DPRD hanya punya waktu satu pekan lebih untuk pengesahan anggaran perubahan ini.

"Ya, kita pengesahannya dijadwalkan 30 September mendatang," janjinya.

Sekadar diketahui, anggaran perubahan 2021 akan difokuskan untuk bayar tunda bayar.

DPRD Pekanbaru sejak awal mendorong Pemko Pekanbaru, agar menyelesaikan hutang tunda bayar tahun 2021 ini. Itu artinya, Pemko harus memasukkan hutang tunda bayar pada APBD Perubahan 2021.

Anggaran tunda bayar dari semua kegiatan tahun 2020 lalu, yang harus diselesaikan tahun 2021 ini, sebesar Rp 284 miliar. Jumlah angka ini dari beberapa kegiatan pembangunan, pendidikan, dan sektor lainnya yang tak bisa dibayarkan tahun 2020 lalu.

Penyebabnya, karena kondisi keuangan Pemko Pekanbaru saat itu (tahun 2020 lalu), minus akibat kasus pandemi Covid 19. Sesuai aturan, tahun 2021 ini, semua hutang tunda bayar tersebut, harus dibayarkan.

Sekko Pekanbaru M Jamil menegaskan, memang pihaknya tahun 2021 ini, fokus menuntaskan tunda bayar. Anggaran yang ada sekarang, semuanya digarap untuk tunda bayar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD perubahan.

"Nilai APBD perubahan masih sama seperti APBD murni, berkisar Rp 2,5 triliun. Kita pada APBD perubahan, tidak menambah pendapatan, juga tidak menambah kegiatan. Sehingga bisa fokus membayar tunda bayar," tegas Jamil seraya menyebutkan, bahwa hal ini sudah disampaikan ke seluruh OPD, dan APBD perubahan akan dibahas di DPRD Pekanbaru. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved