Breaking News:

Kuburan Korban Tumbal Pesugihan Dibongkar Polisi, Saksi Ungkap Kondisi Jasad Korban Ilmu Hitam

Sebelumnya, jenazah DS telah diotopsi oleh tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.

Gambar oleh Rudy and Peter Skitterians dari Pixabay
Ilustrasi kuburan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bermula temukan kejanggalan, polisi membongkar makam DS (22) di Lingkungan Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (20/9/2021).

DS merupakan kakak dari AP (6), bocah yang matanya dikorbankan oleh orangtuanya untuk ritual ilmu hitam.

Sebelumnya, jenazah DS telah diotopsi oleh tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.

Berdasar hasil otopsi, polisi menemukan kejanggalan pada tubuh DS.

Di jasad tersebut terdapat tanda-tanda yang diduga bekas kekerasan.

"Kalau tanda-tanda kekerasan iya kami menemukan di beberapa titik pada jenazah korban. Namun, untuk hasil pastinya kami belum bisa mempublikasikan," ujar tim Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan dr Denny, Senin. 

Pembongkaran makam DS merupakan permintaan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Gowa atas pengembangan kasus AP.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa AKP Boby Rachman menjelaskan, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari tim Forensik.

"Hasil otopsi ini kami masih menunggu dari tim forensik, dan hasil ini sangat menentukan hasil penyelidikan selanjutnya," ungkapnya.

Meninggalnya DS diduga masih ada kaitannya dengan kasus AP.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved