Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Munculnya Warkopi Bikin Putra Dono Angkat Suara, Satrio: Perbuatan Tidak Beretika

Satrio Sarwo Trengginas, anak almarhum Dono muncul gegara kemunculan Warkopi, ia bilang hal itu sebuah perbuatan yang tak berektika

Tayang:
Tangkap layar
Tangkapan Layar Wawancara Virtual Bersama Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warkopi yang diperankan oleh 3 anak muda yang mirip sama Dono, Kasino dan Indro, kini tengah menjadi sorotan.

Satrio Sarwo Trengginas, anak almarhum Dono muncul gegara kemunculan Warkopi.

Kemunculan Warkopi, tiga pemuda yang mirip anggota grup Warkop DKI kini menuai sorotan dari berbagai pihak.

"Kalau memang om Indro udah sakit hati, ya pasti secara tidak langsung anak-anaknya merasa sakit dan tersinggung," kata Satrio saat konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Satrio merasa perjuangan sang ayah dan sahabatnya itu tak dihargai.  

Karena itu dirinya pun keberatan apabila jerih payah Dono, Kasino, dan Indro selama 48 tahun dengan mudahnya ditiru dan dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Lembaga Warkop DKI serta Keluarga Personil Warkop DKI.

"Mereka tidak seperti membuat mi instan dalam hitungan menit sudah jadi dalam segala sisi," ucap Satrio.

"Ya mereka itu jatuh bangun untuk mempertahankan Warkop DKI, bahkan sampai saat ini Om Indro masih konsisten di usianya yang sudah tak lagi muda, yang sudah saya anggap sebagai bapak saya itu membawa bendera Warkop," imbuhnya kembali.

Karena itu, ia menyayangkan Warkopi tidak melakukan izin terlebih dahulu untuk membuat konten yang menyerupai Warkop DKI. 

Namun ia tidak menyalahkan ketiga tokoh yang mirip Dono, Kasino, Indro itu.

Hanya saja ia kesal atas perbuatan manajemen Warkopi yang memanfaatkan ketiga karakter itu serta popularitas Warkop DKI.

"Mereka terbentuk dari persahabatan yang bagi saya tak tenilai harganya, mahal dan kemudian ada pihak manajemen yang tiba tiba memanfaatkan 3 karakter ini untuk dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan izin Om Indro dan anak anaknya itu bagi saya perbuatan tidak beretika," tegas Satrio.

"Kalau ujug- ujug dikomersilkan rasanya ini nggak sebanding dengan perjuangan ayah-ayah saya yang sudah jerih payah sampai ke tahap itu," pungkasnya.

Sebagai tambahan, pihak Lembaga Warkop DKI juga sudah memberi teguran untuk Warkopi hentikan konten yang menyerupai Warkop DKI bahkan dikomersilkan.

Pihaknya memberi waktu satu minggu, terhitung mulai hari ini.

Sementara itu, Indro Warkop pun juga membantah adanya permintaan izin dari Warkopi kepada dirinya.

Kendati demikian, sebagai satu-satunya anggota grup lawak Warkop DKI yang masih hidup, Indro tidak ingin masalah ini kian panjang apalagi sampai dibawa ke ranah hukum.

Namun ia hanya ingin untuk sementara ini konten Warkopi dihentikan lalu segara dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak.

Indro tak ingin bawa ke ranah hukum

Warkop DKI KW tersebut menamakan diri mereka sebagai Warkopi.

Sebagian menilai, Warkopi secara tidak langsung mengatasnamakan Warkop DKI, tujuan komersial. Dan yang jadi persoalan mereka tidak izin terlebih dahulu.

Namun, ada pula yang mendukung kehadiran mereka.

Mengenai ini, Indro Warkop, satu-satunya anggota grup lawak Warkop DKI yang masih hidup, angkat bicara.

Indro mengatakan, dirinya tak ingin membawa ke ranah hukum. Tapi, menurut dia, ada etika dalam berkesenian.

"Silahkan ini negara demokrasi silahkan mau mendukung atau tidak tapi celakanya kita berhadapan dengan hukum ini," kata Indro Warkop saat wawancara virtual, Senin (20/9/2021).

"Saya nggak ngomong dulu itu mau bawa ke jalur hukum atau tidak tapi ada konseskuensi yang sebetulnya nggak ingin kita teruskan," timpalnya lagi.

Baginya, ia tidak mempersalahkan dengan kemiripan wajahnya, namun Indro menyebut pihak Lembaga Warkop DKI mempunyai kontrak dengan satu di antara rumah produksi.

Tentunya, akan merugikan pihak rumah produksi yang sudah ada kontrak dan secara eklusif dapat membuat konten mengatasnamakan Warkop DKI.

"Kita mempunyai perjanjian dengan pihak produksi, yang kini dia punya hak eklusif untuk memegang nama Warkop DKI, ini yang menjadi masalah dan akan melebar kemana mana," ujar pria berusia 63 tahun ini.

Kendati demikian, secara pribadi Indro tidak ingin masalah ini kian panjang. 

Ia hanya ingin melakukan mediasi kepada Warkopi, dengan catatan, pihak sana tidak lagi memproduksi atau men-stop dulu konten yang menyerupai atau menirukan Warkop DKI.

"Sekali lagi kalo dibilang mau ke ranah hukum atau tidak saya menghindar dari itu, oleh karena itu yuk kita ngomong kalo emang lu mau ngomong, kayak gitu istilahnya," beber Indro Warkop.

"Tapi sebelumnya untuk menunjukkan niat baik, berhenti dulu, baru kita ngomong," pungkasnya.

Seperti diketahui, Warkopi sendiri telah membuat beberapa film pendek di media Youtube, ataupun Instagram, serta telah beberapa kali muncul di Televisi Nasional dengan menggunakan  nama Dono, Kasino, dan Indro. 

Sayangnya, Warkopi belum meminta izin hal itu baik kepada Indro ataupun Lembaga Warkop DKI.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tanggapi Kemunculan Warkopi, Putra Almarhum Dono Warkop Merasa Perjuangan Sang Ayah Tak Dihargai

https://www.tribunnews.com/seleb/2021/09/20/tanggapi-kemunculan-warkopi-putra-almarhum-dono-warkop-merasa-perjuangan-sang-ayah-tak-dihargai?page=all

( Tribunpekanbaru.com )

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved