Breaking News:

UPDATE Kabar Hukuman Irjen Napoleon: Kompolnas Sebut Bisa Terancam Dipecat karena Terjerat Dua Kasus

Komisioner Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Poengky Indarti menyebut Napoleon bisa saja terancam diberhentikan alias dipecat.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nama Irjen Napoleon Bonaporte menjadi sorotan publik.

Dia menjadi pemberitaan usai menganiaya YouTuber Muhammad Kece.

Insiden penganiayaan terjadi di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan karena keduanya sama-sama tahanan di sana.

Meskipun sedang berperkara, Napoleon diketahui masih aktif menjadi anggota Polri.

Komisioner Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Poengky Indarti menyebut Napoleon bisa saja terancam diberhentikan alias dipecat.

"Kalau kaitannya dengan kasus pidana, ada Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri."

"Bisa diberhentikan jika terkait kasus pidana, syaratnya memang harus inkracht perkaranya," jelas Poengky, dikutip dari tayangan YouTube TV One, Selasa (21/9/2021).

Pemecatan bisa terjadi jika Napoleon memang terbukti melakukan tindak pidana dengan putusan hakim.

Baca juga: Kapolsek XIII Koto Kampar Dimutasi, Adakah Kaitan dengan Bentrok Berdarah Padasa? Ini Jawaban Polres

Baca juga: KETIKA Desy Ratnasari Serius Bicara Kriteria Pria Idaman: Sudah Siap Dinikahi

Entah itu berkaitan dengan kasus suap maupun dugaan penganiayaan yang menjerat Napoleon.

Ketika sudah ada putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap, Napoleon bisa diproses sidang kode etik Polri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved