Breaking News:

Bikin Amerika Serikat tak Berkutik, China Klaim Virus Corona Berasal dari AS, Ilmuwan Beberkan Bukti

China balik menyerang. Sebut virus corona pertamakali berasal dari Amerika Serikat. Sekelompok ilmuwan beberkan bukti ini lewat penelitian mereka

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh 12222786 dari Pixabay
China sebut virus corona beraal dari Amerika Serikat. Ini buktinya 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Bali menyerang dan menydutkan Amerika Serikat, China mengklaim bahwa asal muasal virus corona dari AS.

bahkan pernyataan tersebut disampaikan setelah dilakukan penelitian oleh sekelompok ilmuwan China.

Mereka menggunakan metode perhitungan hingga mengklaim bahwa virus corona pertama kali ternyata terjangkit di wilayah Amerika Serikat.

Pernyataan lewat penelitian tersebut sudah dalam bentuk makalah.

Baca juga: Corona Singapura Mengganas, Masyarakat Tersiksa, Kasus Harian Ribuan, Gegera Berkawan Sama Covid-19?

Baca juga: Makin Runyam! Beredar Dokumen Menguak Keterlibatan AS di Wuhan soal Corona

Pejabat China pun mendukung dan mengatakan bahwa aal pertama virus corona dicurigai dari AS.

Terkait dengan pernyataan virus corona pertama kali dari AS, ilmuwan China kemudian membeberkan alasannya

Sekelompok ilmuwan China menurut penelitiannya menggunakan model matematika, berpendapat bahwa kasus pertama Covid-19 muncul antara April dan November 2019 di timur laut Amerika Serikat (AS), jauh sebelum wabah di Wuhan, China.

“Hasil perhitungan menunjukkan bahwa epidemi Covid-19 di AS memiliki kemungkinan tinggi untuk mulai menyebar sekitar September 2019,” kata makalah setebal 14 halaman yang diterbitkan pada Rabu (22/9/2021) di ChinaXiv.

ChinaXiv adalah sebuah repositori yang dioperasikan oleh National Science Library of the Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Melansir RT News, makalah ini ditulis oleh Zhouwang Yang, Yunhe Hu, dan Zhiwei Ding dari University of Science and Technology of China, dan penulis koresponden Tiande Guo dari University of Chinese Academy of Sciences.

Keempat peneliti tersebut melakukan penelitian untuk "menyimpulkan waktu asal pandemi" berdasarkan "metode berbasis data dan model hybrid."

Mereka memodelkan tingkat tes positif agar sesuai dengan tren aktual, dan menggunakan "estimasi kuadrat terkecil untuk mendapatkan parameter model yang optimal," sebelum menerapkan "estimasi kepadatan kernel, untuk menyimpulkan waktu asal pandemi dengan probabilitas kepercayaan spesifik," menurut laporan penelitian itu.

Secara resmi, kasus pertama Covid-19 terdaftar di AS pada 20 Januari 2020, sekitar sebulan setelah wabah di kota Wuhan di China.

Baca juga: Terungkap, AS Danai Penelitian di Wuhan Jauh Sebelum Wabah Covid-19, Ciptakan Virus Corona di China?

Para peneliti China, berpendapat bahwa ada kemungkinan 50 persen dari kasus pertama di 11 negara bagian AS dan Distrik Columbia terjadi sebelum itu, yakni pada awal April 2019 di Rhode Island dan hingga akhir November tahun itu di Delaware.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved