Breaking News:

Covid-19 Melandai dan PPKM Turun ke Level 2, Disdikbud Pelalawan Tak Ragu Lanjutkan PTM Terbatas

Disdikbud Pelalawan melihat siswa dan guru sangat antusias mengikuti pembelajaran secara terbatas pasca belajar via daring maupun luring.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
IST
Foto: Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN 005 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. (Ist) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau mengklaim pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berjalan lancar selama hampir satu bulan ini.

Semua sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah menyelenggarakan tatap muka dengan sistem pembatasan.

Disdikbud melihat siswa dan guru sangat antusias mengikuti pembelajaran secara terbatas lantaran sebelumnya belajar via daring maupun luring.

"Kemarin kita kembali meninjau ke kecamatan-kecamatan melihat pelaksanaan tatap muka terbatas di sekolah-sekolah. Hampir tidak ada kendalanya," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (23/09/2021).

Foto: Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN 005 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. (Ist)
Foto: Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN 005 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. (Ist) (IST)

Abu Bakar menuturkan, selama hampir sebulan PTM terbatas tingkat kehadiran siswa cukup tinggi dan mendekati 100 persen.

Dilihat dari jumlah peserta didik yang datang dan surat pernyataan yang diteken orangtua ataupun wali murid.

Selain itu belum ditemukannya kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan sekolah ataupun klaster penularannya.

Pasalnya, penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) cukup konsisten dan ketat dijalankan pihak sekolah sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang diberikan Disdikbud sebelum PTM dilaksanakan.

Termasuk beberapa anjuran dari Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Diskes).

Disdikbud, kata Abu Bakar, tidak ragu-ragu lagi untuk melanjutkan PTM terbatas kedepannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved