Breaking News:

Warga Pelalawan Khawatir Genangan Air Selalu Muncul di Simpang Kualo Pangkalan Kerinci Setelah Hujan

Warga Pelalawan yang melewati Simpang Kualo Pangkalan Kerinci selalu khawatir usai hujan lebat karena ada genangan air.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Warga Pelalawan yang melewati Simpang Kualo Pangkalan Kerinci selalu khawatir usai hujan lebat karena ada genangan air. FOTO: Genangan air di Simpang Kualo Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan muncul setelah hujan deras mengguyur, Kamis (23/09/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGAKALAN KERINCI - Warga Pelalawan yang melewati Simpang Kualo Pangkalan Kerinci selalu khawatir usai hujan lebat karena ada genangan air.

Hujan lebat melanda Pelalawan dan sekitarnya pada Rabu (22/09/2021) malam lalu, termasuk Kota Pangkalan Kerinci. Hujan dengan intensitas tinggi merata terjadi.

Alhasil menimbulkan beberapa genangan air di ruas jalan yang ada di dalam ibukota Kabupaten Pelalawan ini. Satu diantaranya yakni banjir di Simpang Kualo atau pertigaan antara Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci dengan jalan alternatif menuju kantor Bupati Pelalawan.

Air menggenangani satu jalur jalan sebelah kiri ke arah Jalintim. Tentu kondisi ini menyulitkan para pengendara yang melintas, baik mobil maupun sepeda motor.

Bahkan beberapa lubang kecil mulai muncul di Simpang Kualo Pangkalan Kerinci yang menjadi langganan banjir itu. Hal ini menambah ancaman bagi pengendara yang menggunakan jalan tersebut.

"Inikan jalan utama termasuk. Kalau kondisi banjir terus setiap hujan, takutnya ada kecelakaan," kata warga Pangkalan Kerinci, Erianto Ibrahim (45) kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (23/09/2021).

Ia menyebutkan, biasanya sehabis hujan turun air akan menutupi separuh lebih permukaan jalan tepat dipertigaan.

Sulit bagi pengendara melihat jalan yang berlubang atau tak ada lobang, sehingga harus meraba jalan dengan pelan. Resiko lebih berat bagi pesepeda motor yang lewat bisa terjatuh di tengah banjir.

"Kasihan yang bawa motor, harus pelan-pelan lewatnya. Kalau ngak bisa jatuh. Kita berharap segera bisa diperbaiki," tandas pria ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan, Awaluddin ST M.Si melalui Kepala Bidang Bina Marga Malanton Lumbangaol ST MT menyampaikan, persoalan genangan air di Simpang Kualo sudah menjadi prioritas bagi pihaknya untuk diperbaiki.

Agar tidak ada lagi genangan air yang muncul setiap hujan turun. Namun perlu dilakukan analisa lebih dalam lagi di lapangan.

"Persoalannya parit yang ada di sekitarnya tersumbat. Karena parit yang terhubung ke drainase jalan lintas mungkin tertutup pasir," ungkap Malanton Lumbangaol.

Padahal Dinas PUPR Pelalawan telah membangun box culvert beberapa waktu lalu untuk melancarkan alir setiap hujan turun. Namun diprediksi box culvert itu dipenuhi lumpur hingga air tak bisa melintas dan tertahan di jalan.

"Ini akan kita pelajari untuk solusi yang lebih tepat lagi," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved