Breaking News:

Merantau ke Malaysia, Nyawa Pria Aceh Melayang Usai Ditikam, Padahal Tak Punya Masalah Apapun

pada saat kejadian tidak ada yang mengetahui pertikaian tersebut karena terjadi pada dini hari.

Editor: Muhammad Ridho
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
ilustrasi korban penikaman 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pemuda Aceh dilaporkan meninggal dunia usai ditikam oleh Warga Negara Indonesia (WNI).

Korban bernama Khaidir bin Abdul Rahman (24), merupakan warga asal Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Ia meninggal dunia usai ditikam oleh seorang WNI di Sungai Merah, Bangi, Selangor, Malaysia, pada Jumat (24/9/2021) dini hari.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Sosialisasi Ummah Bansigoem Acheh (SUBA) Tgk Bukhari Ibrahim kepada Serambinews.com melalui WhatsApp, Jumat (24/9/2021) siang.

"Korban adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Sudah merantau ke Malayasia lebih kurang 1 tahun 7 bulan," ungkapnya.

Bukhari mengatakan, peristiwa penikaman itu terjadi sekira pukul 04.00 waktu setempat atau dini hari WIB.

Pelaku, sambungnya, merupakan WNI yang juga tinggal dalam satu bangunan dengan korban.

Hanya saja, kamar tidur pelaku berada di lantai satu dan korban berada di lantai dua.

Menurut Ketua SUBA, pekalu pada pagi itu naik ke lantai dua tempat korban dan tiga rekannya tidur.

Pelaku kemudian menendang pintu kamar yang membuat korban dan rekannya kaget.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved