Breaking News:

Siapa yang Menyangka, Ternyata Asal Mula Virus Corona dari Amerika Serikat, Ilmuwan Beberkan Ini

Selama ini kukuh menuduh China sebagai lokasi penyebaran virus corona, ternyata kini disebutkan bahawa virus tesebut berasal dari AS

Editor: Budi Rahmat
AFP
Petugas medis sedang memeriksa sampel virus corona di laboratorium medis, Wuhan, China, 6 Februari lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tak ada yang pernah menyangka kalau virus corona ternyata berasal dari Amerika Serikat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan ilmuwan, terungkap jika asal mula datangnya virus corona justru dari negara yang dipimpin Joe Biden.

Hal tersebut tentu saja mematahkan argumantasi AS yang selama ini mengatakan bahwa asal virus corona dari China.

AS bahkan dengan kukuhnya bmelakukan berbagai cara untuk bisa membuktikan asal mula virus corona.

Namun sejauh ini belum ada kesimpulan apapun yang didapatkan peneliti AS terkait dengan tudingan asal virus corona dari China.

Baca juga: Bikin Amerika Serikat tak Berkutik, China Klaim Virus Corona Berasal dari AS, Ilmuwan Beberkan Bukti

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Indonesia 21 September 2021: Tambah 3.263 Positif Terpapar Virus Corona

Bahkan intelijen mereka yang melakukan penelitian di China juga tidak mendapatkan kesimpulan apapun

Sedangkan peneliti China langsung mendapatkan kesimpulan bahwa asal mula virus corona berasal dari Amerika Serikat.

Para ilmuwan China melakukan penelitian dengan perhitungan yang mereka lakukan.

Sekelompok ilmuwan China menurut penelitiannya menggunakan model matematika, berpendapat bahwa kasus pertama Covid-19 muncul antara April dan November 2019 di timur laut Amerika Serikat (AS), jauh sebelum wabah di Wuhan, China.

“Hasil perhitungan menunjukkan bahwa epidemi Covid-19 di AS memiliki kemungkinan tinggi untuk mulai menyebar sekitar September 2019,” kata makalah setebal 14 halaman yang diterbitkan pada Rabu (22/9/2021) di ChinaXiv seperti dikutip dari Kompas.com.

ChinaXiv adalah sebuah repositori yang dioperasikan oleh National Science Library of the Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Melansir RT News, makalah ini ditulis oleh Zhouwang Yang, Yunhe Hu, dan Zhiwei Ding dari University of Science and Technology of China, dan penulis koresponden Tiande Guo dari University of Chinese Academy of Sciences.

Keempat peneliti tersebut melakukan penelitian untuk "menyimpulkan waktu asal pandemi" berdasarkan "metode berbasis data dan model hybrid."

Mereka memodelkan tingkat tes positif agar sesuai dengan tren aktual, dan menggunakan "estimasi kuadrat terkecil untuk mendapatkan parameter model yang optimal," sebelum menerapkan "estimasi kepadatan kernel, untuk menyimpulkan waktu asal pandemi dengan probabilitas kepercayaan spesifik," menurut laporan penelitian itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved