Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Anggaran Banjir Tahun 2021 Hanya Rp 13 M, DPRD Pekanbaru: Tahun Depan Harus Lebih Banyak

Hampir setiap tahun persoalan penanganan banjir di Kota Pekanbaru, menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Hampir setiap tahun persoalan penanganan banjir di Kota Pekanbaru, menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk DPRD Pekanbaru. FOTO ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan menerobos genangan banjir di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hampir setiap tahun persoalan penanganan banjir di Kota Pekanbaru, menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk DPRD Pekanbaru.

Sebab, selain penanganannya dinilai tidak maksimal, juga anggaran yang diposkan, tak sesuai dengan titik banjirnya.

Bahkan tahun 2021 ini saja, data yang diperoleh Komisi IV DPRD Pekanbaru dari Dinas PUPR, terdapat 113 titik banjir dan 375 masalah atau penyebab banjir.

Sementara anggaran yang disiapkan, hanya Rp 13 miliar saja tahun ini.

"Tentu jumlahnya tidak sepadan dengan masalah yang harus diselesaikan. Makanya penanganannya harus serius," papar Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Senin (27/9/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Sekadar gambaran, untuk menuntaskan semua titik banjir di Kota Pekanbaru, memerlukan waktu yang lama, yakni sekitar 10 tahun.

Jumlah anggarannya juga sangat fantastis, Rp 180 miliar.

Jika hanya mengandalkan anggaran APBD, maka dikhawatirkan akan tidak pernah selesai, persoalan banjir di Kota Pekanbaru ini.

Harusnya persoalan ini sudah menjadi perhatian Pemprov Riau dan pemerintah pusat, karena berkenaan dengan kewenangan jalan.

"Kalau tahun 2021 ini hanya dianggarkan Rp 13 miliar, maka tahun depan harus lebih banyak dianggarkan lagi," pinta Sigit.

Berapa nilai anggaran yang disiapkan PUPR Pekanbaru pada KUA PPAS R-APBD 2022?

Politisi Senior Partai Demokrat ini mengaku, belum tahu pasti. Meski KUA PPAS R-APBD 2022 sudah diajukan Pemko ke DPRD Pekanbaru, namun pihaknya belum melakukan pembahasan.

"Belum, belum tahu kita. Nanti kita bahas bersama, dan kita harapkan nilainya lebih besar dari sekarang," kata Sigit lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved