Breaking News:

Kejari Pelalawan Susun Surat Dakwaan, Penyidik Limpahkan Kasus Tipikor APBDes Desa Segamai ke JPU

Penyidik melimpahkan kasus Tipikor APBDes Desa Segamai ke JPU Kejari Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Penyidik melimpahkan kasus Tipikor APBDes Desa Segamai ke JPU Kejari Pelalawan. FOTO: Tim penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan melakukan tahap ll yakni penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti Kasus Tipikor APBDes Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti dengan tersangka R, Senin (27/09/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Penyidik melimpahkan kasus Tipikor APBDes Desa Segamai ke JPU Kejari Pelalawan.

Penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyimpangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti tahun 2019-2020 terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Setelah menetapkan tersangka R yang merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Segamai dalam proses penyidikan beberapa waktu lalu, tim penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan terus melakukan pendalaman.

Hingga dilakukan tahap ll yakni penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti Kasus Tipikor APBDes Desa Segamai ini.

"Kami sudah melaksanakan tahap ll perkara Tipikor APBDes Desa Segamai. Tersangka dan barang bukti dilimpahkan dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," terang Kepala Kejari Pelalawan Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Sumriadi SH MH kepada tribunpekanbaru.com, Senin (27/09/2021).

Proses tahap ll, kata Sumriadi, digelar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru sekitar pukul 11.00 wib.

Tim Pidsus Kejari Pelalawan mendatangi Rutan dan melaksanakan tahap ll dengan tersangka R didampingi penasihat hukumnya.

Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Frederic Daniel Tobing membenarkan proses tahap ll perkara rasuah penyimpangan penggunaan APBDes Segamai tahun 2019-2020 tersebut.

Saat ini proses hukum kasus Tipikor yang merugikan negara hingga Rp 900 juta lebih itu sudah di tangan JPU Kejari Pelalawan.

"Tim JPU sudah dibentuk untuk membawa kasus ini ke persidangan nantinya. Proses hukum terus berjalan," ungkap Daniel Tobing.

Saat ini, lanjut Daniel Tobing, tim JPU sedang menyusun surat dakwaan dan menyempurnakannya sesuai arahan dari pimpinan Kejari Pelalawan.

Dalam waktu dekat, kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Kota Pekanbaru jika semua proses telah dituntaskan.

Tersangka R yang merupakan mantan Kades Segamai disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo.

Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

"Penahanan tersangka kembali kita perpanjang selama 20 hari kedepan untuk kelancaran proses hukumnya," tegas Kasi Pidsus yang baru satu pekan menjabat ini. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved