Breaking News:

PPKM Pekanbaru Sudah Level 2, Kenapa Simpang Jalan Sudirman-Nangka Masih Dijaga? Ini Jawabannya

PPKM Pekanbaru sudah turun ke level 2, namun Simpang Jalan Sudirman-Nangka masih dijaga petugas.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
PPKM Pekanbaru sudah turun ke level 2, namun Simpang Jalan Sudirman-Nangka masih dijaga petugas. FOTO: Petugas Kepolisian saat mengatur arus lalu lintas di Posko Penyekatan di Simpang Jalan Tuanku Tambusai (Jalan Nangka), Pekanbaru, Senin (6/9/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PPKM Pekanbaru  sudah turun ke level 2, namun Simpang Jalan Sudirman-Nangka masih dijaga petugas.

Sudah sejak awal awal September 2021, Kota Pekanbaru turun level kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 4 ke level 3.

Seiring waktu, level PPKM kembali turun dari level 3 ke level 2. Kebijakan level 2 PPKM sudah berlangsung selama 2 pekan belakangan.

Terkait penurunan level PPKM, sejumlah titik jalan di Kota Bertuah yang awalnya disekat, mulai dibuka.

Namun di titik simpang Jalan Jenderal Sudirman - Nangka, bawah flyover, masih ada didirikan posko tenda, serta ada aparat kepolisian yang berjaga.

Awalnya saat PPKM level 4, simpang jalan itu disekat habis. Tidak ada yang diperbolehkan melintas, kecuali pihak yang masuk kategori kritikal dan esensial.

Saat PPKM turun ke level 3, mulai ada pelonggaran. Pengendara mulai diperbolehkan melintas.

Begitu pun saat PPKM level 2, pengendara boleh melintas, namun ruang gerak belum normal seperti biasanya.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Angga Wahyu Prihantoro menjelaskan alasan dibalik masih adanya skema rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan di titik jalan Jenderal Sudirman - Nangka itu.

"Kita masih PPKM apalagi masih level 2. Mari bersama kita berjuang memutus rantai penyebaran covid-19 dan menuju ke zona hijau," kata Angga, Senin (27/9/2021).

"Semoga kita bisa segera bebas dari PPKM , jangan terlena dan teledor akan prokes ya," imbuhnya.

Pertimbangan lainnya masih diberlakukan rekayasa lalu lintas di titik jalan Jenderal Sudirman - Nangka dipaparkan Angga, dikarenakan kawasan itu termasuk yang terpadat arus lalu lintasnya. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved