Breaking News:

Waduh, 250 Ribu Karyawan Terancam Dirumahkan Gara-gara Perusahaan Tak Sanggup Bayar Utang

Dulu berjaya, pakai ikat pinggang emas. Kini punya utang ribuan triliun. 250 ribu karyawan terancam dirumahkan

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
ilustrasi PHK 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Dulu berjaya dan masuk orang terkaya di dunia. Punuya ikat pinggang emas yang harganya selangit.

Kekayaannya bahkan mampu membeli klub sepakbola.

Namun kini kondisinya bertolak belakang. Perusahaan ini segera bangkrut setelah tumpukan hutan yang sangat banyak.

Saking banyaknya sepertinya tidak akan sanggup lagi dibayar oleh perusahaan.

Baca juga: Selebgram Cantik Aceh Herlin Kenza Dituding Orang Kaya Baru, Herlin Kenza Beri Jawaban Menohok

IMbasnya tidak hanya mengancam warga, namun juga pekerja yang jumlahnay ratusan ribu orang.

Itulah yang tejaid pada perusahaan Evergrande. Perusahaan yang konsen pada bidang pengembang dan properti

Kini Direktur dan pendiri raksasa pengembang properti China, Evergrande, Xu Jiayin pada 21 September menulis surat untuk karyawan perusahaan yang ia pimpin yang berjumlah tak kurang dari 125.000 orang.

"Saya meyakini, dengan kerja sama di antara jajaran pimpinan dan seluruh karyawan ... jika kita terus berjuang, tabah menjalani perjuangan ini, kita akan bisa keluar dari masa-masa gelap ini segera," kata Xu Jiayin.

Surat ini ia tulis ketika perusahaannya menghadapi persoalan serius: terancam bangkrut.

Utang yang dicatat Evergrande diperkirakan mencapai tak kurang dari 300 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.260 triliun.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved