Breaking News:

Banjir di Kampar, Diduga karena Peremajaan Sawit, Pemerhati Lingkungan: Sangat Mungkin

Banjir di Kampar tepatnya di Desa Suka Ramai, Tapung Hulu diduga akibat peremajaan sawit turut ditanggapi pemerhati lingkungan, M. Rawa El Amady.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
IST/Fernando
Banjir di Kampar tepatnya di Desa Suka Ramai, Tapung Hulu diduga akibat peremajaan sawit turut ditanggapi pemerhati lingkungan, M. Rawa El Amady. FOTO: Wanita berjalan di tengah genangan banjir di Desa Suka Ramai Kec Tapung Hulu, Kampar, Riau, Sabtu (25/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Banjir di Kampar tepatnya di Desa Suka Ramai Kecamatan Tapung Hulu diduga akibat peremajaan sawit turut ditanggapi pemerhati lingkungan, M. Rawa El Amady.

Peremajaan sawit sangat memungkinkan menimbulkan banjir.

"Kuat sekali kemungkinan replanting menjadi penyebab banjir besar di Tapung Hulu," ungkap Rawa El Amady kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (27/9/2021).

Ketua Sustainable Social Development Partnership (Scale Up) ini mengungkapkan, replanting membuat tanah terbuka. Apalagi tidak ada tanaman lain. Sehingga tanah tidak lagi mampu menahan laju air.

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini menjelaskan, banyak riset yang menunjukkan bahwa sawit menyebabkan banjir di musim hujan dan kekeringan di musim panas.

Di musim hujan perubahan hara dan akar tumbuhan tidak mampu menahan secara maksimal air hujan.

"Dia (sawit) merupakan tamanan berakar serabut dan monokultur. Pohon-pohon besar yang mempunyai akar yang besar tidak tersedia lagi, apalagi di masa replanting," jelas Rawa.

Menurut Rawa, perkebunan sawit memang bukan satu-satunya penyebab banjir. Tetapi, perusahaan menjadi titik gunung es karena pinggiran sungai wilayah Kampar banyak kawasan industri terutama sawit.

Rawa menjelaskan, wilayah Tapung dan sekitar terhampar perkebunan sawit yang sangat luas. Perkebunan sawit sudah pasti monokultur.

Apalagi tanaman sawit sampai di zona Daerah Aliran Sungai (DAS).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved