Breaking News:

Kasus Covid Di Riau Agak Meningkat, Gubernur: Jangan Abai Prokes

Bisa jadi penambahan kasus tersebut sebagai petanda akan ada lonjakan kasus seperti yang terjadi pada Agustus kemarin. 

istimewa
Pelanggar Pokes mendapat sanksi oleh Tim Yustisi Covid-19 
TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Riau, Syamsuar langsung menangapi penambahan kasus harian Covid-19 di Riau yang dinilainya lebih banyak dari beberapa hari sebelumnya.
Beberapa hari lalu, penambahan kasus harian Covid-19 di Riau hanya 55 kasus. 
Namun, penambahan kasus Covid-19 pada hari ini, Selasa (28/09/2021) tercatat  89 kasus. 
Meski tak sampai 100 kasus, namun grafik penambahan kasus Covid harus diwaspadai. 
Bisa jadi penambahan kasus tersebut sebagai petanda akan ada lonjakan kasus seperti yang terjadi pada Agustus kemarin. 
"Tentu itu tidak kita harapkan, makanya saya sampaikan, bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Saya minta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai abai," ujarnya.
Selain penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas vaksinasi massal untuk mendaaptkan vaksin.
Syamsuar menargetkan realisasi vaksinasi masyarakat Riau sudah mencapai 70 persen pada 2021.
"Ini untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh, sehingga jika terkonfirmasi cepat sembuhnya. Pemprov berusaha untuk menjalankan vaksinasi sampai target 70 persen masyarakat Riau,” ungkapnya.
Selain meminta masyarakat patuhi protokol kesehatan dan mensukseskan vaksinasi, Syamsuar juga melarang masyarakat melakukan isolasi mandiri.
Sebagai solusinya, pemerintah menyiapkan isolasi terpusat.
Menurut Syamsuar, pasien yang melakukan isoma di rumah kerap tidak disiplin.

Selain itu, isoma juga menyulitkan petugas dalam melakukan pengawasan dan perawatan pasien.

"Sangat sulit mengontrol pasien yang isolasi mandiri di rumah. Kami telah menyiapkan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien yang bergejala Covid," ujar Syamsuar.

Fasiitas isolasi terpusat yang disiapkan pemerintah kata Syamsuar telah dilengkapi dengan obat-obatan dan juga petugas medis. 

Petugas medis akan rutin mengontrol kondisi pasien yang menjalani isolasi di fasilitas tersebut. 

(*)
 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved