Breaking News:

Pendaftaran Bakal Calon Kades Tutup, DPMD Pelalawan Prediksi Tak Ada Perpanjang Waktu

Pendaftaran bakal calon Kades pada Pilkades seretak tahun 2021 telah berakhir pada Minggu, DPMD Pelalawan prediksi tak ada perpanjang waktu.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Pendaftaran bakal calon Kades pada Pilkades seretak tahun 2021 telah berakhir pada Minggu, DPMD Pelalawan prediksi tak ada perpanjang waktu. FOTO: Petugas Posko Pilkades di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melayani para Balon Kades yang mengurus berkas persyaratan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 telah berakhir pada Minggu (26/09/2021) lalu, DPMD Pelalawan prediksi tak ada perpanjang waktu.

Panitia Pilkades di desa masing-masing telah menerima berkas persyaratan dari para Balon Kades

Sebanyak 61 desa yang mengikuti Pilkades serentak gelombang lll ini akan memilih pemimpinnya untuk enam tahun kedepan.

Para Balon Kades yang mendaftar berasal dari berbagai kalangan seperti mantan Kades sebelumnya atau incumben, bekas perangkat desa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), personil TNI aktif, hingga mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

"Panitia Pilkades mulai mengirimkan berkas pendaftarannya ke kita sejak kemarin. Sampai saat ini masih datanya masih terus masuk," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (28/09/2021).

Novri Wahyudi menyebutkan, DPMD saat ini sedang merekapitulasi data-data Balon Kades yang diserahkan panitia Pilkades dari 61 desa.

Setelah semua laporan masuk ke posko utama Pilkades di kantor DPMD, sembari dilakukan verifikasi berkas persyaratan oleh panitia dan DMPD.

Untuk memeriksa kelengkapan berkas dan keaslian dokumen yang diberikan Balon Kades yang ingin bertarung pada pesta demokrasi di tingkat desa itu.

"Verifikasi juga terus dilakukan. Karena pesertanya banyak, jadi butuh ketelitian agar semua bisa diperiksa," beber Novri Wahyudi.

DPMD memprediksi bakal tidak ada perpanjangan pendaftaran peserta Pilkades.

Lantaran Balon Kades dari 61 desa telah memenuhi persyaratan dari segi jumlah yakni minimal dua orang.

Namun ada satu desa yang semua pendaftarnya diperkirakan tidak memenuhi syarat.

Tapi hal itu masih perlu didalami lagi informasinya untuk memastikan perpanjangan masa pendaftaran.

Sedangkan satu desa yakni Desa Telayap Balon yang mendaftar lebih dari batas maksimal lima orang yakni delapan pendaftar.

Jika semua Balon lolos menjadi Calon Kades secara persyaratan, DMPD akan menggelar seleksi tambahan untuk menjaring Cakades sesuai dengan aturan sebelum tahapan selanjutnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved