Breaking News:

Proses Belajar Maksimal saat PTM Terbatas, Prokes Tetap Berlaku

Disiplin menerepkan protokol kesehatan jadi kunci dalam penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM / DODI VLADIMIR
Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri 110, Pekanbaru mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan Prokes ketat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Disiplin menerepkan protokol kesehatan jadi kunci dalam penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Ini dilakukan oleh seluruh sekolah di kota Pekanbaru guna menekan dan mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kendati masih di masa pandemi, Kota Pekanbaru sudah turun level PPKM ke level 2, sehingga penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sudah bisa dilakukan.

Sudah tiga pekan PTM Terbatas digelar di Kota Pekanbaru, penerapannya juga dilakukan dengan disiplin ketat Protokol Kesehatan (prokes).

Siswa-siswi wajib mengenakan masker dan jam belajar dibatasi hingga pembagian kelas tidak seluruhnya melaksanakan tatap muka.

"Anak saya sudah sekolah tatap muka, tetapi prokes tetap dilakukan, di sekolah juga tidak seluruh siswa yang hadir untuk satu kelas, jadi dibagi sesi belajarnya satu kelas dua sesi belajar tatap muka," ujar Gusman, salah seorang wali murid yang mengantarkan anaknys di SD Negeri di kota Pekanbaru, Selasa (28/9/2021).

Selama PTM Terbatas, ia tetap mengingatkan anaknya untuk selalu menjaga Prokes.

Para siswa juga diwajibkan mencuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan sekolah.

"Saya ingatkan juga, selain sekolah memang mewajibkan anak-anak untuk mengenakan masker dan pelindung wajah, juga membawa hand sanitizer," lanjutnya.

Tiga minggu sudah anaknya mengikuti PTM Terbatas, Gusman merasakan pembelajaran lancar tanpa gangguan kendati harus dibagi dua jam pembelajaran.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved