Breaking News:

Terlalu Tega, Pria ini bikin Pengakuan yang Tak Pernah Disangka-sangka Rekan Kerjanya

Bikin pengakuan aneh, pria ini begitu tega. Ia buat rekan-rekan kerjanya bisa jadi menyesali apa yang telah diberikan

Editor: Budi Rahmat
tcooklaw.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Terlalu tega. Pria ini tipu banyak orang termasuk teman-temannya dengan cara yang tak disangka-sangka.

Bahkan kelakuannya sangat tega sekali. Demi mendapatkan sejumlah uang ia bikin pengakuan yang membuat banyak orang terpedaya simpati.

Aksinya tersebut telah membuat banyak orang patah hati dan kecewa setelah sempat berbuat baik kepada pelaku.

Seorang pria di Johor, Malaysia, melakukan aksi penipuan dengan mengaku 14 anggota keluarganya meninggal karena Covid-19, untuk mendapatkan sumbangan.

Baca juga: Putri Nia Daniaty Diduga Lakukan Penipuan, Farhat Abbas Prihatin: Hadapi Saja

Seperti dikutip dari Kompas.com, pria yang bekerja di Kompleks Terpadu Pengerang Petronas ini diduga telah menipu rekan kerja dan masyarakat lainnya dengan cerita palsu.

Ia kemudian ditahan oleh polisi, menurut pemberitaan World of Buzz pada Senin (6/9/2021).

Polisi mengatakan, tersangka menyebarkan kebohongan sejak Juni untuk mengambil keuntungan dari simpati orang dan mengumpulkan sumbangan langsung ke rekening banknya.

Oleh karena itu, dia ditangkap pada 4 September dan diselidiki berdasarkan Pasal 420 KUHP Malaysia atas kecurangan, ketidakjujuran, dan penipuan.

Hukuman maksimalnya adalah 10 tahun penjara, denda, bahkan dicambuk.

Harian Metro melaporkan, cerita palsu pria itu beredar di WhatsApp dan Facebook. Netizen yang bersimpati bahkan sampai mengajak berdonasi untuknya.

Tak hanya itu, rekan kerja dan bos pria tersebut pun tertipu dengan menghadiri tahlilan virtual palsu, yang dibuat seolah-olah untuk meratapi kematian keluarga.

Baca juga: Anaknya Olivia Diduga Lakukan Penipuan, Begini Tanggapan Nia Daniaty Saat Disambangi Korban

Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh PETRONAS dalam pernyataan yang dibuat pada Sabtu (4/9/2021).

Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS) melalui keterangannya menginformasikan, staf pria itu juga diduga menerima sumbangan setelah meminta simpati publik.

Baca juga: Hakim PN Pekanbaru Vonis Lepas Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Jual Beli Tanah Rp1,1 M

"Kami ingin menekankan bahwa kami tidak memaafkan kesalahan seperti itu oleh karyawan dan kontraktor kami, yang semuanya terikat oleh kode etik dan etika bisnis (CoBE) ketat saat melakukan layanan untuk PETRONAS dan Grup Perusahaannya," bunyi pernyataan itu dikutip dari World of Buzz.

"Kami memperluas kerja sama penuh kepada pihak berwenang dalam penyelidikan mereka," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved