Breaking News:

Ngaku Kapok, Pria di Pekanbaru Nyaris Masuk Penjara Usai Jual Motor Kreditan Tanpa Setahu Leasing

Pria di Pekanbaru nyaris masuk penjara usai jual motor kreditan tanpa setahu leasing, untunglah masalah itu bisa diselesaikan

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
PT Adira Dinamika Multi Finance yang diwakili kuasa hukum dan debitur didampingi kuasa hukum, saat mendatangi Mapolsek Sukajadi, Kamis (30/9/2021). Tribunpekanbaru/Rizky Armanda 

Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh debitur khususnya di Adira Dinamika Multi Finance, agar melakukan kewajibannya.

Jika tidak mampu, maka debitur diminta menyerahkan objek fidusia dengan baik dan suka rela, agar tidak terjadi persoalan hukum.

Untuk masalah kredit dengan debitur Helman ini diungkapkan Tomi, jumlah tunggakan senilai Rp22.280.000. Semua sudah dilunasi.

"Berikut kerugian lain, akibat proses hukum, termasuk biaya advokasi dan biaya lain yang ditimbulkan, sekitar Rp17.780.000, Alhamdulillah juga sudah dibayarkan. Jadi ini (sepeda motor) dialihkan tanpa sepengetahuan Adira," pungkasnya.

Kapolsek Sukajadi, Kompol Hendrizal Gani, saat dikonfirmasi, membenarkan perihal adanya penerapan restorative justice atas permasalahan fidusia ini.

"Untuk (laporan) perkara ini dicabut, karena ada kesepakatan kedua belah pihak ya,” jelas Kapolsek.

“Antara debitur dan kreditur, tentang permasalahan ini terkait pembiayaan atau leasingnya, dibayarkan pihak debitur kepada leasing, berikut denda-denda yang terdapat pada permasalahan tersebut," imbuh Kapolsek Sukajadi.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved