Breaking News:

Pacarnya Bandar Narkoba Cewek Bengkalis Ini Bohong ke Polisi, Akhirnya Ditahan Terancam 7 Tahun Bui

Perempuan muda ini diamankan Satres Narkoba Polres Bengkalis di Desa Kalemantan Kecamatan Bengkalis.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi Narkoba 1 

TRIBUNPEKANBARU. COM, BENGKALIS - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis menangkap seorang perempuan berinisial I (20) warga Kepulauan Meranti, Kamis (23/9) dini hari lalu. 

Perempuan muda ini diamankan Satres Narkoba di Desa Kalemantan Kecamatan Bengkalis.

Kasatres Narkoba Polres Bengkalis Iptu Toni Armando mengatakan, perempuan ini terpaksa diamankan petugas karena diduga mencoba menghalang halangi petugas dalam upaya menangkap pengendali peredaran narkoba Bengkalis. 

"Perempuan berinisial I ini kita jerat dengan Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 138 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Karena mencoba menghalang halangi penyelidikan dengan memberikan keterangan tidak benar," terang Toni, Kamis (30/9).

Menurut Toni, tersangka diperiksa petugas selama dua hari.

Semua keterangannya panjang dan setelah dilakukan pengecekan semua alibinya bohong.

"Dia tetap mempertahankan kebohongan dihadapan petugas.  Petugas mengecek fakta di lapangan dan akhirnya terbukti alibinya semua bohong, kemudian kita jadikan tersangka," terangnya. 

Menurut Toni, tersangka I ini merupakan pacar atau teman dekat dari Aa alias Empul salah satu DPO Satres Narkoba Polres Bengkalis dari kasus penangkapan 40 Kilogram sabu yang diekpos di Polda Riau beberapa pekan lalu.

Empul diduga berperan sebagai pengendali dalam kasus tersebut.

"Saat diamankan kami memeriksa I untuk mengetahui keberadaan DPO Empul ini. Tersangka berbohong kepada petugas dengan tidak mengetahui keberadaan Empul dan keterlibatan Empul dalam kasus narkoba," terang Kasat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved